Dari Tebar Benih Ikan hingga THR PPPK, Ini Agenda Al Haris Saat Safari Ramadan di Kerinci

Menu Atas

Dari Tebar Benih Ikan hingga THR PPPK, Ini Agenda Al Haris Saat Safari Ramadan di Kerinci

Portal Andalas
Rabu, 11 Maret 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Di sela rangkaian kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Jambi bersama masyarakat Kabupaten Kerinci, Gubernur Jambi Al Haris menyempatkan diri melakukan kunjungan langsung ke Bendungan Air PLTA Danau Kerinci. Dalam kesempatan tersebut, ia juga melakukan penaburan sebanyak 10.000 benih ikan di kawasan bendungan. Setelah itu, rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau lokasi rencana pembangunan sekolah rakyat di Desa Sandaran Agung yang berada di dekat SMK Negeri 3 Kerinci, Kecamatan Danau Kerinci, pada Senin (9/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Al Haris turut didampingi oleh Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Kerinci Murison, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi Asraf, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Provinsi Jambi Tema Wisman, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M. Umar, Kepala Dinas Sosial Dukcapil Provinsi Jambi Edi Kusmiran, serta sejumlah kepala OPD terkait dari Kabupaten Kerinci. Setelah melakukan penaburan benih ikan, Gubernur Al Haris bersama Bupati Kerinci Monadi dan rombongan melanjutkan kunjungan dengan meninjau Kerinci Merangin Hidro (KMH) Control Building Regulation Weir untuk melihat langsung ruang monitor pengendali. Agenda berikutnya dilanjutkan dengan kunjungan ke SMK-SPP Negeri 3 Kerinci. Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa penebaran 10.000 benih ikan di Bendungan PLTA Danau Kerinci merupakan bagian dari program restocking atau pengisian kembali populasi ikan. Langkah ini bertujuan menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan yang menggantungkan hidup di sekitar Danau Kerinci. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan di Provinsi Jambi. Kedatangan Gubernur Al Haris bersama Bupati Kerinci dan rombongan di SMK Negeri 3 Kerinci disambut langsung oleh Kepala Sekolah Irawati beserta para guru dan staf administrasi sekolah. Dalam sesi wawancara, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi telah menyiapkan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Kerinci. Menurutnya, tahap selanjutnya adalah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Dalam hal ini, Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum akan menjadi leading sector dalam pembangunan tersebut. Ia berharap proses pembangunan dapat segera terealisasi mengingat lahan yang dibutuhkan sudah tersedia. Selain itu, Gubernur Al Haris juga memberikan apresiasi terhadap sistem pendidikan dan berbagai kegiatan yang diterapkan di SMK-SPP Negeri 3 Kerinci. Ia menilai sekolah tersebut memiliki tingkat kemandirian yang sangat baik. Sekolah ini diketahui memiliki lahan sekitar 10 hektare yang dimanfaatkan secara produktif untuk berbagai kegiatan usaha dan praktik pertanian siswa. Berbagai tanaman seperti jagung, tomat, terong, serta jenis tanaman lainnya telah dibudidayakan dan menghasilkan. Ia juga menyoroti bahwa proses pendaftaran di sekolah tersebut tidak dipungut biaya. Bahkan, para siswa tidak dikenakan biaya seragam maupun pungutan lainnya selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Lebih dari itu, para siswa juga mendapatkan uang saku dari pihak sekolah. Dengan jumlah siswa sekitar 209 orang, seluruhnya dapat menempuh pendidikan secara gratis tanpa adanya pungutan biaya. Menurut Al Haris, SMK-SPP Negeri 3 Kerinci menjadi sekolah pertama di Provinsi Jambi yang mampu menerapkan konsep pendidikan mandiri seperti itu. Ia menambahkan bahwa sekolah tersebut tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga membekali para siswa dengan pola pikir kewirausahaan sejak dini. Pendidikan yang diberikan diarahkan untuk membangun kemandirian, kreativitas, serta kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja di masa depan. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Al Haris juga mengumumkan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi akan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemprov Jambi. Ia menjelaskan bahwa ASN dan PPPK penuh waktu telah mendapatkan THR dari pemerintah pusat. Karena itu, pemerintah daerah berupaya mencari solusi agar PPPK paruh waktu juga bisa memperoleh tambahan penghasilan menjelang Hari Raya Idulfitri. Menurutnya, para PPPK paruh waktu selama ini bekerja berdampingan dengan ASN maupun PPPK penuh waktu, namun belum pernah menerima THR. Oleh sebab itu, pada tahun ini Pemprov Jambi berupaya memberikan perhatian dengan mengalokasikan anggaran untuk pemberian THR bagi mereka. Gubernur Al Haris menyebutkan bahwa jumlah PPPK paruh waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi mencapai 6.438 orang. Setiap pegawai nantinya akan menerima THR sebesar Rp1 juta per orang. Kebijakan ini, kata dia, merupakan bentuk penghargaan dan perhatian pemerintah terhadap para pegawai yang selama ini turut berperan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di Provinsi Jambi.

Baca Juga