Belasan Tahun Rusak Parah, Jembatan di Muaro Jambi Tak Kunjung Diperbaiki!

Menu Atas

Belasan Tahun Rusak Parah, Jembatan di Muaro Jambi Tak Kunjung Diperbaiki!

Portal Andalas
Rabu, 18 Maret 2026
Bagikan:

Kondisi jembatan jalan umum di Desa Kebon Sembilan, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi mengalami kerusakan parah dan hingga saat ini belum mendapatkan penanganan permanen dari pemerintah daerah. Situasi ini berdampak langsung pada terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Desa Kebon Sembilan selama ini dikenal sebagai pusat produksi batu bata yang menyuplai kebutuhan material bangunan untuk Kota Jambi dan daerah sekitarnya. Namun, warga mengeluhkan rusaknya akses utama menuju lokasi produksi, terutama pada bagian jembatan yang menjadi jalur penting distribusi hasil usaha mereka.

Seorang warga di sekitar kawasan produksi yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah. Ia menilai perbaikan jembatan tak kunjung dilakukan, padahal sebelumnya kepala daerah sempat menjanjikan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat saat masa kampanye.

Keluhan serupa juga disampaikan Winarto, warga Kecamatan Sungai Gelam yang sering melintasi jalur tersebut. Ia menyebut kerusakan jembatan sudah berlangsung lama tanpa adanya penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

Menurutnya, meski kendaraan roda dua masih bisa melintas, kondisi jembatan sangat membahayakan. Ia juga menambahkan bahwa jalur tersebut merupakan akses vital menuju Kota Jambi dan sudah belasan tahun tidak mendapatkan perbaikan permanen. Meski sempat ditinjau oleh bupati, hingga kini belum ada realisasi perbaikan, yang menurutnya mencerminkan kurangnya perhatian dari pemerintah.

Sementara itu, aktivis (GAB Peduli), Syaiful Iskandar, mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jembatan tersebut.

Ia menegaskan, jika kerusakan terus dibiarkan, dampaknya tidak hanya menghambat roda perekonomian warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan. Kondisi lantai jembatan yang sudah terbuka dan minimnya rambu peringatan dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, sehingga pemerintah diminta segera bertindak sebelum menimbulkan korban.

Baca Juga