awang Cepat Busuk dan Bertunas? Mungkin Cara Simpanmu Salah

Menu Atas

awang Cepat Busuk dan Bertunas? Mungkin Cara Simpanmu Salah

Portal Andalas
Minggu, 01 Maret 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Banyak orang memilih menyimpan bahan makanan dan minuman di dalam kulkas agar lebih awet. Namun, tidak semua bahan segar—termasuk buah dan sayuran—cocok berada di suhu dingin. Beberapa di antaranya justru lebih cepat rusak jika disimpan di lemari es, salah satunya adalah bawang. Bawang sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke kulkas, terutama jika akan segera digunakan dalam waktu dekat. Lalu, apa alasan bawang tidak dianjurkan disimpan di suhu rendah? Dan bagaimana cara penyimpanan yang tepat agar tetap tahan lama? Berikut penjelasannya. ### 1. Bawang Tidak Cocok dengan Suhu Dingin Baik bawang merah maupun bawang putih termasuk dalam genus Allium yang kurang menyukai suhu terlalu dingin. Ketika disimpan di dalam kulkas, bawang cenderung lebih cepat mengalami penurunan kualitas dan mudah membusuk. Seorang pemilik Essential and Bandit Patisserie di Birmingham, Alabama, Kristen Farmer Hall, menyebutkan bahwa bawang merah dapat menyerap kelembapan dari dalam kulkas. Kondisi lembap inilah yang membuat bawang lebih cepat rusak. ### 2. Memicu Pertumbuhan Tunas Lebih Cepat Menyimpan bawang di kulkas juga bisa merangsang pertumbuhan tunas. Meski bawang yang bertunas masih aman dikonsumsi, kualitasnya tidak lagi sebaik bawang segar. Tekstur dan rasanya bisa berubah, bahkan cenderung lebih cepat membusuk dibanding bawang yang disimpan di tempat sejuk dan kering. Karena itu, untuk menjaga mutu dan daya simpannya, bawang lebih baik diletakkan di ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik serta tidak terlalu lembap. ### 3. Cara Menyimpan Bawang yang Benar Menurut United States Department of Agriculture (USDA), bawang idealnya disimpan di tempat yang sejuk, kering, memiliki ventilasi, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Cahaya matahari dapat mempercepat pertumbuhan tunas sehingga memperpendek masa simpan. Dalam kondisi penyimpanan yang tepat, bawang merah dapat bertahan sekitar 30 hari. Sementara bawang putih umumnya memiliki daya simpan lebih lama, yakni sekitar tiga hingga lima bulan jika diletakkan di tempat yang sesuai. ### 4. Penyimpanan Bawang yang Sudah Dikupas Untuk bawang yang telah dikupas, metode penyimpanannya berbeda. Bawang merah maupun bawang putih yang sudah dikupas dapat dimasukkan ke dalam freezer. Sebelum dibekukan, bawang sebaiknya dibungkus atau disimpan dalam wadah kedap udara agar tidak terkontaminasi dan tetap terjaga kualitasnya. Bawang juga bisa dihaluskan terlebih dahulu, lalu dicampur sedikit minyak sebelum dimasukkan ke dalam wadah tertutup rapat dan disimpan di freezer. Cara ini membantu memudahkan penggunaan saat akan memasak. Meski demikian, bawang yang telah dikupas tetap memiliki masa simpan terbatas. Umumnya, bawang yang sudah dikupas atau dipotong hanya bertahan sekitar 7–10 hari sebelum mulai membusuk. USDA juga menyebutkan bahwa menyimpan bawang kupas atau yang telah diiris di kulkas justru memperpendek umur simpannya menjadi sekitar satu minggu hingga sepuluh hari saja. Oleh karena itu, sebaiknya membeli bawang secukupnya agar tidak banyak terbuang. Jika ingin menyimpannya dalam freezer, pastikan menggunakan wadah yang benar-benar kedap udara supaya kualitasnya tetap terjaga lebih lama.

Baca Juga