Transformasi Digital Kerinci Dikebut! Usulan BTS Resmi Masuk ke Komdigi RI

Menu Atas

Transformasi Digital Kerinci Dikebut! Usulan BTS Resmi Masuk ke Komdigi RI

Portal Andalas
Rabu, 11 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mengakselerasi transformasi digital sekaligus mendorong pemerataan akses internet hingga menjangkau wilayah pedesaan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kerinci, Yuldi Candra, dalam audiensi bersama jajaran Dinas Kominfo kabupaten/kota se-Provinsi Jambi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia. Audiensi yang digelar di Kantor Komdigi RI, Jakarta, pada Senin (9/2/2026) itu dihadiri oleh sejumlah pejabat strategis kementerian dan menjadi wadah penting bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan secara langsung kebutuhan pengembangan infrastruktur digital di wilayah masing-masing. Dalam forum tersebut, Yuldi Candra secara resmi menyerahkan proposal permohonan bantuan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) kepada Komdigi RI. Usulan tersebut difokuskan pada daerah-daerah blank spot di Kabupaten Kerinci yang hingga saat ini masih mengalami keterbatasan akses jaringan telekomunikasi. Yuldi menjelaskan, minimnya akses internet di sejumlah wilayah menjadi hambatan serius bagi peningkatan kualitas pelayanan publik, sektor pendidikan, serta pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan BTS dinilai sebagai langkah strategis untuk membuka keterisolasian digital di daerah. “Audiensi ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Kerinci dalam mendorong percepatan transformasi digital hingga ke tingkat desa. Kami berharap dukungan dari Komdigi dapat mempercepat penghapusan wilayah blank spot di Kerinci,” ujar Yuldi Candra, SKM, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kerinci. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci berkomitmen penuh mendukung agenda nasional transformasi digital serta siap bersinergi dengan pemerintah pusat demi mewujudkan pemerataan akses digital yang inklusif dan berkelanjutan. “Melalui audiensi ini, kami berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat dengan Kementerian Komunikasi dan Digital RI, sehingga pembangunan infrastruktur telekomunikasi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan mempercepat terwujudnya pelayanan publik berbasis digital,” pungkasnya.

Baca Juga