Sering Minum Kopi? Hati-Hati! 12 Obat Ini Bisa Jadi Berbahaya Jika Dikonsumsi Bersamaan

Menu Atas

Sering Minum Kopi? Hati-Hati! 12 Obat Ini Bisa Jadi Berbahaya Jika Dikonsumsi Bersamaan

Portal Andalas
Jumat, 20 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Kopi mengandung kafein serta berbagai senyawa lain yang dapat memengaruhi cara tubuh menyerap, memanfaatkan, dan memecah beberapa jenis obat. Kafein juga diketahui dapat meningkatkan kemungkinan munculnya efek samping seperti rasa gelisah, jantung berdebar, hingga menurunkan efektivitas obat tertentu dalam pengobatan. Karena itu, orang yang sedang mengonsumsi obat tertentu atau memiliki kondisi kesehatan khusus sebaiknya membatasi bahkan menghindari konsumsi kopi. Lalu, obat apa saja yang sebaiknya tidak diminum bersamaan dengan kopi? Obat yang sebaiknya tidak diminum bersamaan dengan kopi Kafein merupakan stimulan yang dapat memengaruhi proses penyerapan makanan dan obat di dalam tubuh. Oleh sebab itu, minum kopi bersamaan dengan beberapa jenis obat bisa memengaruhi cara kerja obat tersebut. Beberapa obat yang tidak dianjurkan dikonsumsi bersama kopi antara lain obat untuk asma, flu, diabetes, hingga gangguan tiroid. Minum kopi bersamaan dengan obat tertentu dapat membuat obat bekerja kurang optimal atau justru meningkatkan efek sampingnya. Berikut daftarnya: 1. Obat pengencer darah (antikoagulan) Antikoagulan berfungsi untuk mencegah atau mengurangi pembekuan darah. Contohnya warfarin dan heparin. Penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan kadar obat pengencer darah dalam tubuh sehingga efeknya menjadi lebih kuat. Hal ini berpotensi meningkatkan risiko perdarahan pada orang yang rutin mengonsumsi keduanya. 2. Antidepresan Kopi dapat memengaruhi penyerapan obat antidepresan yang digunakan untuk mengatasi depresi, kecemasan, dan gangguan mental lainnya. Konsumsi kopi berlebihan dapat mengurangi jumlah obat yang diserap tubuh sehingga efektivitasnya menurun. Selain itu, kombinasi keduanya bisa meningkatkan efek samping kafein seperti jantung berdebar dan gangguan tidur. 3. Antipsikotik Obat antipsikotik digunakan untuk menangani gangguan mental serius seperti skizofrenia dan depresi berat. Minum kopi bersamaan dengan obat ini dapat membuat tubuh menyerap obat dalam jumlah lebih sedikit sehingga manfaatnya berkurang. 4. Obat asma Obat bronkodilator untuk asma membantu melegakan saluran napas. Namun obat ini memiliki efek samping seperti gelisah, jantung berdebar, dan sakit kepala. Kafein dapat memperparah efek samping tersebut sekaligus mengurangi efektivitas obat, sehingga sebaiknya hindari minum kopi saat mengonsumsinya. 5. Obat tekanan darah tinggi Obat hipertensi bekerja dengan menurunkan detak jantung dan tekanan pada jantung. Minum kopi bersamaan dapat mengurangi penyerapan obat sehingga efek penurun tekanan darah menjadi kurang optimal. 6. Obat Alzheimer dan demensia Obat jenis inhibitor kolinesterase bekerja melindungi zat kimia otak yang penting untuk fungsi memori. Kafein dapat mengurangi jumlah obat yang mencapai otak sehingga manfaatnya berkurang. 7. Obat alergi dan flu Obat yang mengandung pseudoefedrin memiliki efek stimulan yang mirip dengan kafein. Jika dikonsumsi bersamaan dengan kopi, risiko efek samping seperti gelisah, jantung berdebar, dan sulit tidur bisa meningkat. 8. Obat diabetes Kafein dapat memengaruhi kadar gula darah dan insulin. Konsumsi kopi berlebihan dapat membuat pengelolaan diabetes menjadi lebih sulit karena kadar gula darah bisa meningkat. 9. Metotreksat Metotreksat merupakan obat yang menekan sistem kekebalan tubuh dan sering digunakan dalam terapi kanker. Kafein dapat memengaruhi penyerapan obat ini sehingga kadarnya dalam darah bisa meningkat. 10. Obat osteoporosis Kopi dapat mengganggu penyerapan obat osteoporosis sehingga efektivitasnya berkurang. Karena itu, obat jenis ini biasanya dianjurkan diminum hanya dengan air putih tanpa makanan atau minuman lain. 11. Antibiotik kuinolon Antibiotik ini digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Jika diminum bersama kopi, efek kafein dapat meningkat sehingga memicu jantung berdebar dan rasa gelisah. 12. Obat tiroid Obat tiroid berfungsi mengatur kadar hormon tiroid dalam tubuh. Kafein dapat menurunkan kemampuan tubuh menyerap obat ini hingga setengahnya sehingga efektivitasnya berkurang. Kesimpulan Kopi memang minuman yang digemari banyak orang, tetapi konsumsi bersamaan dengan beberapa jenis obat dapat memengaruhi efektivitas pengobatan maupun meningkatkan risiko efek samping. Karena itu, penting untuk memperhatikan waktu minum obat dan berkonsultasi dengan tenaga medis jika Anda rutin mengonsumsi kopi saat menjalani pengobatan tertentu.

Baca Juga