Portalandalas.com - Pemerintah secara resmi menetapkan kebijakan libur sekolah bagi seluruh siswa selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri 2026.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, menjelaskan bahwa pengaturan kegiatan pembelajaran selama Ramadan 2026 difokuskan pada penguatan nilai keagamaan, pembentukan karakter, serta pemenuhan hak belajar peserta didik secara seimbang.
“Ramadan adalah momentum penting dalam pendidikan karakter. Karena itu, pembelajaran diarahkan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sesuai agama dan keyakinan murid, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial serta kebiasaan-kebiasaan positif,” ujar Pratikno, Selasa (10/2).
Ia menegaskan bahwa kegiatan belajar selama Ramadan tidak hanya berorientasi pada akademik semata, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkuat iman, takwa, akhlak mulia, dan karakter sosial anak-anak Indonesia.
Dalam pengaturannya, pemerintah mendorong penguatan materi keagamaan yang disesuaikan dengan agama masing-masing peserta didik.
Bagi siswa beragama Islam, kegiatan dapat berupa tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, kajian keislaman, serta aktivitas lain yang mendukung penguatan iman, takwa, dan akhlak mulia.
Sementara itu, bagi siswa non-Muslim, sekolah memfasilitasi kegiatan melalui bimbingan rohani dan aktivitas keagamaan lainnya sesuai dengan keyakinan masing-masing.
Selain aspek keagamaan, pembelajaran selama Ramadan juga diarahkan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif.
Beberapa kegiatan yang didorong antara lain berbagi takjil, penyaluran zakat dan santunan, lomba-lomba keagamaan seperti adzan, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), cerdas cermat keagamaan, serta berbagai aktivitas positif lainnya.
“Kami ingin anak-anak belajar empati, gotong royong, dan kepedulian sosial. Ramadan yang ramah anak harus diisi dengan kegiatan yang membangun karakter, termasuk Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, gerakan satu jam tanpa gawai, serta aktivitas positif lainnya,” jelasnya.
Pratikno juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menyepakati skema libur pembelajaran selama Ramadan dan Idulfitri 2026.
Jadwal Libur Siswa Bulan Ramadan 2026
Rabu, 18 Februari 2026: Pembelajaran di luar satuan pendidikan
Kamis, 19 Februari 2026: Pembelajaran di luar satuan pendidikan
Jumat, 20 Februari 2026: Pembelajaran di luar satuan pendidikan
Senin, 23 Maret 2026: Libur pasca Ramadan
Selasa, 24 Maret 2026: Libur pasca Ramadan
Rabu, 25 Maret 2026: Libur pasca Ramadan
Kamis, 26 Maret 2026: Libur pasca Ramadan
Jumat, 27 Maret 2026: Libur pasca Ramadan
Selain itu, terdapat pula jadwal hari libur nasional dan cuti bersama hingga Maret 2026, yaitu:
Senin, 16 Februari 2026: Cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
Selasa, 17 Februari 2026: Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Nyepi Tahun Baru Saka 1948
Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah
Senin, 23 Maret 2026: Idulfitri 1447 Hijriah
Selasa, 24 Maret 2026: Idulfitri 1447 Hijriah

