Portalandalas.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Dapur SPPG MBG Lempur kembali menjadi perhatian. Kali ini, keluhan muncul dari para orang tua siswa penerima manfaat yang menilai porsi makanan untuk konsumsi tiga hari tidak sesuai harapan.
Program yang bertujuan membantu meningkatkan asupan gizi anak sekolah tersebut disebut hanya membagikan bahan makanan dalam jumlah terbatas untuk jangka waktu tiga hari.
Rincian paket yang diterima siswa meliputi tiga butir telur, tiga buah pisang, dua potong keju, dua kotak susu, satu bungkus kue kik pisang, tiga butir anggur, serta tiga butir kurma.
Sejumlah orang tua menyayangkan komposisi tersebut karena dinilai belum mencukupi kebutuhan gizi anak selama tiga hari. Bahkan, sebagian mempertanyakan apakah porsi tersebut telah sesuai dengan standar kecukupan gizi yang ditetapkan dalam program.
“Kalau untuk satu hari mungkin cukup sebagai tambahan, tapi ini untuk tiga hari. Tentu kami berharap lebih layak,” ujar salah satu wali murid yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Selain persoalan jumlah, para orang tua juga berharap adanya keterbukaan terkait standar menu, besaran anggaran per porsi, serta pengawasan distribusi agar tujuan utama program dapat benar-benar tercapai.
Sementara itu, pihak pengelola Dapur SPPG MBG Lempur saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Rabu (25/2/2026) belum memberikan tanggapan terkait persoalan yang disampaikan.

