Maulana Bocorkan Proyek Strategis Kota Jambi: Flyover, Tol, Hingga Kampung Bahagia

Menu Atas

Maulana Bocorkan Proyek Strategis Kota Jambi: Flyover, Tol, Hingga Kampung Bahagia

Portal Andalas
Jumat, 06 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - JAMBI – Wali Kota Jambi, Maulana, memastikan proyek pembangunan jalan layang di wilayah Kota Jambi akan segera diwujudkan. Salah satu yang sudah masuk tahap perencanaan konkret adalah pembangunan flyover di kawasan Paal 10 yang ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun 2027. Maulana menjelaskan, flyover tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas jalan nasional yang selama ini hanya terdiri dari dua lajur. Nantinya, jalur tersebut akan diperluas menjadi empat lajur dengan pembagian dua lajur di setiap sisi, sehingga arus lalu lintas menjadi lebih lancar dan terurai. Ia menekankan bahwa pembangunan flyover Paal 10 tidak semata bertujuan mengatasi kemacetan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar penguatan konektivitas wilayah serta percepatan pertumbuhan ekonomi. Dengan terhubungnya jaringan jalan tol dan beroperasinya flyover, Pemkot Jambi optimistis mampu mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga menembus angka Rp1 triliun. Terkait rencana pembangunan flyover Simpang Mayang, Maulana menyampaikan bahwa proyek tersebut berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jambi. Meski begitu, ia memastikan pembangunan pintu masuk utama Kota Jambi akan mulai dikerjakan pada tahun depan, yang diharapkan menjadi ikon baru kota sekaligus memperbaiki kelancaran arus kendaraan. Lebih lanjut, Maulana menegaskan komitmen Pemkot Jambi dalam mempercepat pembangunan melalui berbagai proyek strategis, baik yang berskala nasional maupun daerah. Program pembangunan ini mencakup sektor pendidikan, pengendalian banjir, serta penguatan infrastruktur jalan. Di sektor pendidikan, pemerintah pusat memberikan dukungan berupa pembangunan Sekolah Rakyat dengan anggaran sekitar Rp220 miliar dan kapasitas hingga 1.080 siswa. Sekolah berkonsep asrama ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, dengan seluruh kebutuhan pendidikan ditanggung penuh, termasuk perlengkapan dan seragam. Menurut Maulana, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sekaligus menjadi solusi nyata dalam upaya memutus rantai kemiskinan. Selain itu, pemerintah pusat juga mengalokasikan bantuan pembangunan kolam retensi sebagai langkah konkret untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah kawasan di Kota Jambi. Pada sektor ekonomi, Pemkot Jambi tengah menyiapkan pengembangan lanjutan Pasar Rakyat Talang Banjar. Desain pasar tersebut telah dipresentasikan dan diarahkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat. Sementara di tingkat masyarakat, Pemkot Jambi terus menjalankan Program Kampung Bahagia. Pada tahun 2026, program pembangunan berbasis komunitas ini ditargetkan menjangkau 1.583 RT di seluruh wilayah Kota Jambi. “Pembangunan kami dorong dari tingkat komunitas hingga proyek strategis nasional. Semua dilakukan secara kolaboratif demi kemajuan Kota Jambi,” pungkas Maulana.

Baca Juga