Portalandalas.com - Pernikahan merupakan salah satu keputusan paling penting dalam hidup seseorang karena akan memengaruhi arah masa depan, baik secara pribadi maupun keluarga. Dalam ajaran Islam, menentukan pasangan hidup tidak cukup hanya berlandaskan rasa cinta atau ketertarikan semata. Ada sejumlah pertimbangan yang dianjurkan agar pernikahan tidak hanya membawa kebahagiaan di dunia, tetapi juga menjadi jalan menuju keselamatan di akhirat.
Dalam rumah tangga, suami memegang peran sebagai pemimpin. Ia bertanggung jawab mengarahkan, melindungi, dan menafkahi keluarganya. Karena itu, seorang laki-laki yang akan menjadi suami idealnya memiliki kualitas dan karakter yang membuatnya layak memikul amanah besar tersebut.
Lantas, seperti apa kriteria laki-laki yang pantas dijadikan suami menurut Islam? Berikut ini rangkuman beberapa ciri yang bisa menjadi bahan pertimbangan.
Deretan Ciri Laki-Laki yang Layak Menjadi Suami Menurut Islam
1. Memiliki iman yang kuat dan akhlak terpuji
Keimanan dan akhlak yang baik adalah fondasi utama dalam memilih pasangan hidup. Laki-laki yang memiliki iman kokoh akan berusaha menjalankan perannya sebagai suami sesuai tuntunan agama. Ia sadar bahwa kepemimpinannya kelak akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah.
Akhlak yang mulia menjadi bukti nyata dari keimanan tersebut. Dalam sebuah hadis, Muhammad SAW bersabda:
*"Jika datang kepada kalian seorang laki-laki yang kalian ridhai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dia."* (HR. Tirmidzi)
Hadis ini menegaskan bahwa kualitas agama dan akhlak menjadi prioritas utama dibandingkan pertimbangan lainnya.
2. Memahami ajaran agama dengan baik
Seorang suami tidak hanya berperan sebagai pasangan hidup, tetapi juga sebagai pembimbing bagi keluarganya. Ia diharapkan memiliki pemahaman agama yang cukup agar mampu menuntun istri dan anak-anaknya menuju jalan yang diridai Allah.
Pengetahuan tentang Al-Qur’an dan sunnah menjadi bekal penting dalam mengambil keputusan rumah tangga. Dengan dasar ilmu agama, suami dapat bersikap bijak saat menghadapi persoalan dan mampu menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
3. Sabar dan penuh kasih sayang
Keharmonisan keluarga sangat dipengaruhi oleh sikap saling menyayangi. Laki-laki yang penyabar dan lembut dalam bertutur maupun bertindak akan menciptakan suasana rumah yang nyaman. Ia tidak mudah marah, apalagi berlaku kasar saat terjadi perbedaan pendapat.
Muhammad SAW menjadi teladan terbaik dalam memperlakukan istri-istrinya dengan penuh cinta dan kelembutan. Sikap beliau menunjukkan bahwa kasih sayang adalah kunci utama dalam membangun rumah tangga yang harmonis.
4. Mampu secara finansial
Kemampuan memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga juga menjadi aspek yang patut diperhatikan. Meski kekayaan bukan tolok ukur utama, seorang suami tetap memiliki kewajiban memberikan nafkah kepada istri dan anak-anaknya.
Dengan kondisi finansial yang cukup, suami akan lebih mudah menjalankan tanggung jawabnya dan menjaga kesejahteraan keluarga. Islam mengajarkan pentingnya kesiapan ini agar rumah tangga dapat berdiri di atas fondasi yang stabil.
5. Berasal dari lingkungan keluarga yang baik
Latar belakang keluarga sering kali mencerminkan pola asuh dan nilai-nilai yang ditanamkan sejak kecil. Laki-laki yang tumbuh dalam keluarga dengan prinsip hidup yang baik cenderung membawa kebiasaan positif ke dalam rumah tangganya kelak.
Namun demikian, jika harus memilih antara keturunan dan kualitas iman, maka Islam menganjurkan untuk mendahulukan keimanan. Faktor agama tetap menjadi prioritas utama dibandingkan aspek lainnya.
6. Sehat secara fisik dan mental
Kesehatan jasmani dan rohani merupakan bekal penting dalam menjalani kehidupan pernikahan yang panjang dan penuh dinamika. Suami yang sehat secara fisik akan lebih mampu bekerja dan menafkahi keluarganya. Sementara kesehatan mental membantu dalam mengelola emosi, menyelesaikan konflik, serta menjaga kestabilan hubungan.
Kesehatan spiritual juga tak kalah penting agar rumah tangga selalu dilandasi nilai-nilai keimanan. Mengingat pernikahan adalah perjalanan panjang dengan berbagai ujian, kesiapan fisik dan mental menjadi faktor pendukung keberlangsungan rumah tangga.
Itulah sejumlah ciri laki-laki yang layak dijadikan suami menurut pandangan Islam. Semoga uraian ini dapat menjadi tambahan wawasan sekaligus bahan pertimbangan dalam memilih pasangan hidup yang tidak hanya membahagiakan di dunia, tetapi juga membawa keberkahan hingga akhirat.

