Di Balik Warna-Warni Yu Sheng, Tersimpan Makna Keberuntungan

Menu Atas

Di Balik Warna-Warni Yu Sheng, Tersimpan Makna Keberuntungan

Portal Andalas
Minggu, 22 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Perayaan Tahun Baru Imlek pada dasarnya memiliki nuansa yang serupa dengan perayaan keagamaan lainnya. Pada momen ini, masyarakat Tionghoa biasanya menyajikan berbagai hidangan khas untuk menyambut kedatangan keluarga dan kerabat di rumah. Beberapa makanan tradisional yang hampir selalu tersedia antara lain kue keranjang, jeruk mandarin, serta ikan bandeng. Selain itu, ada pula hidangan khas lain yang sangat identik dengan perayaan Imlek, yakni yu sheng. Lalu, seperti apa sebenarnya makanan yu sheng tersebut? Yu sheng merupakan hidangan yang menyerupai salad, berisi campuran sayuran, buah, serta irisan ikan segar seperti tuna. Hidangan ini bukan sekadar salad biasa, karena terdapat makna simbolis di balik penyajiannya. Makna yu sheng Mengutip dari Nyonya Cooking yang dilansir oleh Kompas.com, yu sheng adalah salad berwarna-warni yang lazim disajikan saat perayaan Tahun Baru China. Salad ini terdiri dari irisan sayuran, ikan segar, buah-buahan, serta kerupuk goreng yang ditata di atas piring besar. Dalam tradisi Tionghoa, yu sheng melambangkan harapan akan kemakmuran dan keberuntungan. Walaupun sangat identik dengan budaya Tionghoa, hidangan ini sebenarnya berasal dari Singapura dan juga populer di Malaysia. Di Singapura, banyak restoran yang menyajikan yu sheng, terutama saat perayaan Imlek berlangsung. Berdasarkan artikel dari Asia Society, yu sheng mulai dikembangkan dan dipopulerkan oleh empat koki master di Singapura pada era 1960-an. Hidangan ini terinspirasi dari tradisi Kanton yang mengonsumsi irisan ikan mentah, sehingga hingga kini yu sheng tetap disajikan dengan ikan segar. Selain berisi sayur, buah, dan ikan, yu sheng juga dilengkapi berbagai saus seperti minyak wijen untuk memperkaya rasa. Tradisi menyantap yu sheng telah menjadi ikon kuliner di Singapura selama lebih dari lima dekade. Kini, selain disajikan saat perayaan Imlek, yu sheng juga banyak dijual di supermarket di Singapura dalam bentuk siap santap. Meski demikian, proses peracikan yu sheng tetap mempertahankan bahan serta cara tradisional agar ciri khasnya tetap terjaga.

Baca Juga