Teh Kayu Aro Kerinci Jadi Bintang Jambi Expo 2026, Ini Kata Gubernur

Menu Atas

Teh Kayu Aro Kerinci Jadi Bintang Jambi Expo 2026, Ini Kata Gubernur

Portal Andalas
Selasa, 13 Januari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Kehadiran Gubernur Jambi Al Haris di stan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi–Sumbar menjadi salah satu momen yang paling menarik perhatian pengunjung Jambi Expo 2026. Sejak Al Haris menyambangi stan tersebut, area pameran yang menampilkan Teh Kayu Aro terlihat semakin dipadati warga. Jambi Expo 2026 diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi dan dipusatkan di Lapangan Abdul Rahman Sayoeti, eks MTQ. Sejak hari pertama pelaksanaan, stan PTPN IV tercatat sebagai salah satu yang paling ramai dikunjungi, khususnya oleh masyarakat yang ingin mencicipi langsung teh legendaris asal dataran tinggi Kerinci. Usai membuka secara resmi Jambi Expo, Gubernur Al Haris bersama Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Ny Hesti Haris, serta Bupati Kerinci Monadi, menyempatkan diri singgah ke stan PTPN IV pada Rabu (7/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, rombongan terlihat berbincang dengan petugas stan, menikmati sajian teh, hingga melayani permintaan swafoto dari para pengunjung. “Ini teh asli produksi Jambi, hasil PTPN IV. Sejak era kolonial Belanda sudah dikenal luas, dan hingga kini cita rasanya tetap terjaga,” ujar Al Haris. Menurutnya, Teh Kayu Aro tidak sekadar produk perkebunan, melainkan juga bagian dari identitas dan sejarah Provinsi Jambi yang layak terus diperkenalkan, terutama kepada generasi muda. Di stan tersebut, PTPN IV Regional 4 menghadirkan beragam varian Teh Kayu Aro, mulai dari teh hitam berkualitas ekspor dengan metode pengolahan orthodox dan CTC, hingga seri premium Royal seperti Golden, Diamond, Red Velvet, serta white tea yang dikenal memiliki aroma kuat dan karakter rasa khas. Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi menuturkan bahwa Teh Kayu Aro telah menjadi kebanggaan daerah sejak pertama kali dibudidayakan pada tahun 1925. Selain dikenal sebagai komoditas ekspor, kawasan Kebun Teh Kayu Aro juga berkembang menjadi destinasi wisata alam sekaligus wisata sejarah. “Pabrik, rumah, hingga pohon teh pertama peninggalan Belanda masih berdiri dan tetap berproduksi hingga kini. Ini merupakan warisan sejarah yang masih hidup,” ungkap Monadi. Ramainya pengunjung di stan PTPN IV menjadi bukti bahwa Teh Kayu Aro tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Kehadiran Gubernur Jambi di stan tersebut turut memberikan dorongan positif bagi promosi produk unggulan daerah dalam ajang Jambi Expo 2026.

Baca Juga