Portalandalas.com - Pepaya selama ini dikenal sebagai buah bernutrisi tinggi yang baik untuk sistem pencernaan. Namun, tak banyak orang menyadari bahwa biji pepaya juga menyimpan potensi kesehatan yang besar dan sejak lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.
Di dalam biji pepaya terkandung berbagai jenis asam lemak dan senyawa aktif yang berkhasiat bagi tubuh. Dengan konsumsi yang tepat dan tidak berlebihan, biji pepaya diyakini mampu membantu menjaga kesehatan saluran cerna, melawan kuman berbahaya, hingga melindungi organ penting seperti ginjal. Dikutip dari Genpi.co, berikut sejumlah manfaat biji pepaya bagi kesehatan tubuh.
Biji pepaya yang dikenal dengan nama ilmiah Carica papaya L. secara turun-temurun digunakan sebagai bahan ramuan herbal. Kandungannya meliputi asam oleat, asam palmitat, asam linoleat, serta asam stearat. Cara konsumsinya pun cukup sederhana, bisa dihaluskan terlebih dahulu atau dikonsumsi langsung dengan bantuan air putih, mirip seperti menelan obat.
Menjaga kesehatan sistem pencernaan
Ekstrak biji pepaya diketahui mampu menekan pertumbuhan bakteri berbahaya seperti Escherichia coli dan Vibrio cholerae yang kerap menjadi penyebab diare dan gangguan usus. Selain itu, kandungan seratnya yang lebih tinggi dibandingkan daging buah pepaya turut membantu mencegah peradangan usus serta risiko wasir.
Mengurangi peradangan
Biji pepaya memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan di dalam tubuh. Jika dikonsumsi dalam batas wajar, biji pepaya dipercaya mampu mengurangi keluhan seperti nyeri sendi, pembengkakan, hingga kemerahan pada kulit.
Membantu meredakan nyeri otot
Konsumsi biji pepaya secara rutin, misalnya sekitar satu sendok per hari, diyakini dapat membantu mengurangi nyeri otot. Kandungan enzim papain dan chymopapain di dalamnya berperan dalam meredakan nyeri sendi, asam urat, serta gejala arthritis.
Melawan bakteri berbahaya
Sejumlah penelitian, termasuk yang tercatat dalam Jurnal Farmasi Universitas Abdurrab, menunjukkan bahwa biji pepaya memiliki kemampuan melawan bakteri seperti Salmonella typhi dan Staphylococcus aureus. Khasiat ini pula yang membuat biji pepaya kerap digunakan untuk membantu mengatasi masalah kulit maupun keluhan masuk angin.
Membantu membasmi parasit
Biji pepaya mengandung senyawa alkaloid karpain serta enzim proteolitik yang efektif melawan parasit, khususnya amoeba di dalam usus. Konsumsi jus biji pepaya secara teratur selama sekitar satu minggu disebut dapat menurunkan dampak penyakit akibat parasit hingga 75 persen.
Menjaga kesehatan ginjal
Antioksidan yang terdapat dalam biji pepaya berperan melindungi sel-sel ginjal dari kerusakan. Studi yang dimuat dalam Journal Molecules menyebutkan bahwa kandungan tersebut membantu menjaga fungsi ginjal agar tetap bekerja secara optimal.
Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi biji pepaya tetap harus dibatasi. Asupan berlebihan justru berpotensi menimbulkan efek yang kurang baik bagi kesehatan tubuh.

