Portalandalas.com - Aktivitas vulkanik Gunung Kerinci terpantau mengalami peningkatan berdasarkan laporan MAGMA-VAR yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk periode pengamatan Minggu (4/1/2026). Hingga saat ini, gunung api tertinggi di Pulau Sumatera tersebut masih berada pada status Level II atau Waspada.
Dari hasil pemantauan visual, terlihat kepulan asap kawah berwarna putih dengan tekanan lemah dan intensitas tipis yang membumbung sekitar 100 meter di atas bibir kawah. Kondisi cuaca di sekitar gunung umumnya cerah, meski sesekali diselimuti kabut tipis, dengan suhu udara berkisar antara 15 hingga 25 derajat Celsius.
Selain pengamatan visual, PVMBG juga melaporkan adanya peningkatan aktivitas kegempaan. Selama periode pemantauan, tercatat ratusan kejadian gempa, dengan dominasi gempa vulkanik dangkal sebanyak 143 kali. Jenis gempa lain yang teridentifikasi meliputi gempa hembusan, frekuensi rendah, hybrid, vulkanik dalam, tektonik lokal, tektonik jauh, serta satu kejadian gempa yang dirasakan masyarakat dengan intensitas II MMI.
Penyusun laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api Kerinci, Riezqo Denawa Soprach, menjelaskan bahwa data seismik baik analog maupun digital menunjukkan kecenderungan peningkatan aktivitas kegempaan, meskipun masih terdapat gangguan noise pada peralatan pencatat.
Menyikapi kondisi tersebut, PVMBG mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat dan wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif Gunung Kerinci yang termasuk Kawasan Rawan Bencana (KRB) III. Aktivitas pendakian menuju puncak maupun area kawah untuk sementara waktu dilarang.
Selain itu, PVMBG juga mengingatkan jalur penerbangan di sekitar Gunung Kerinci agar menghindari wilayah tersebut karena potensi lontaran abu vulkanik. Para calon pendaki diminta mematuhi seluruh imbauan dengan tidak memasuki zona merah dan hanya diizinkan beraktivitas hingga Shelter I sembari menunggu informasi resmi lanjutan.
Sementara itu, Kepala Resort Gunung Kerinci, Eko Supriyatno, turut mengingatkan para pendaki yang sudah berada di jalur pendakian agar tidak mendekati kawah dan disarankan menggunakan jasa porter berpengalaman demi menjaga keselamatan.

