Portalandalas.com - Kepastian tersebut disampaikan PSSI berdasarkan surat resmi yang diterima dari FIFA, sebagaimana keterangan yang diperoleh BolaSport.com pada Senin (19/1/2026).
Dalam ajang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi tiga negara dari konfederasi berbeda, yakni Saint Kitts dan Nevis yang berasal dari CONCACAF, Kepulauan Solomon dari OFC, serta Bulgaria yang merupakan wakil UEFA.
Rangkaian pertandingan FIFA Series 2026 itu direncanakan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, pada periode 23 hingga 31 Maret 2026.
Hingga saat ini, PSSI belum merilis jadwal detail pertandingan, termasuk urutan lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia dalam turnamen tersebut.
Dari sisi peringkat FIFA, Bulgaria menjadi tim dengan posisi tertinggi, yakni berada di peringkat ke-88 dunia. Sementara Timnas Indonesia menempati posisi ke-122, diikuti Kepulauan Solomon di peringkat ke-152 dan Saint Kitts dan Nevis di urutan ke-154.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut positif pengumuman resmi terkait calon lawan Skuad Garuda di FIFA Series 2026. Menurutnya, ajang ini menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk merasakan perbedaan karakter permainan dari berbagai benua.
Ia menilai, FIFA Series akan memberikan dampak besar terhadap perkembangan tim, baik dari sisi mental bertanding maupun peningkatan kualitas teknis para pemain.
Ajang FIFA Series 2026 juga dianggap sebagai tolok ukur kemampuan sebenarnya Timnas Indonesia di level internasional. Tim besutan John Herdman diharapkan mampu bersaing lebih kompetitif di kancah global setelah mengikuti turnamen ini.
“Menghadapi tim-tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan tim,” ujar Erick Thohir, Senin (19/1/2026), dikutip dari laman resmi PSSI.
“Para pemain akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini menjadi ujian sekaligus peluang untuk membangun tim yang kuat dan siap bersaing di level dunia,” tambahnya.
Kesempatan ini terbilang jarang bagi Timnas Indonesia, mengingat Skuad Garuda tidak sering berhadapan dengan tim-tim dari luar benua Asia.
Terakhir kali Timnas Indonesia melawan tim non-Asia terjadi pada awal 2024, saat menjalani laga uji coba melawan Libya di Turki. Dalam dua pertemuan tersebut, Skuad Garuda harus mengakui keunggulan Libya sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia 2023.

