Portalandalas.com - SUNGAI PENUH – Penempatan dokter spesialis di dua rumah sakit daerah, yakni RSUD Mayjen H.A. Thalib (MHAT) di Kota Sungai Penuh dan RSUD Siulak di Kabupaten Kerinci, memunculkan persoalan serius dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dua daerah yang berada di wilayah paling barat Provinsi Jambi tersebut kini menghadapi keterbatasan tenaga dokter spesialis yang berdampak langsung pada kualitas layanan publik. Kondisi ini menuntut perhatian dan langkah cepat dari pemerintah daerah.
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Bakar dan Bupati Kerinci Monadi didorong untuk segera merumuskan solusi efektif guna mengatasi krisis tenaga medis tersebut. Jumlah dokter spesialis yang sangat terbatas membuat sistem pelayanan di rumah sakit milik pemerintah menjadi rentan, terutama ketika tidak tersedia dokter pengganti saat jadwal jaga, cuti, maupun kondisi darurat lainnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari RSUD MHAT, sejumlah layanan poli mengalami gangguan akibat hanya tersedianya satu dokter spesialis. Situasi ini menyebabkan tidak adanya sistem pergantian jadwal, sehingga pelayanan kesehatan tidak dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

