Portalandalas.com - Real Madrid secara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih berusia 44 tahun tersebut pada Senin (12/1/2026) waktu setempat. Kepastian perpisahan ini disampaikan langsung oleh manajemen klub melalui pernyataan resmi.
Dalam pernyataan tersebut, Real Madrid menegaskan bahwa keputusan berpisah diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso. “Berdasarkan kesepakatan antara klub dan Xabi Alonso, kedua pihak sepakat untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama,” demikian pernyataan resmi El Real.
Keputusan ini diambil tak lama setelah kekalahan Real Madrid dari Barcelona dengan skor 2-3 pada partai final Piala Super Spanyol 2026. Kekalahan tersebut menjadi momen krusial yang memicu berakhirnya kerja sama kedua belah pihak.
Mengutip laporan The Athletic, manajemen Real Madrid sebenarnya masih ingin mempertahankan Alonso dan tetap percaya pada proyek jangka panjang yang tengah dibangunnya. Namun, tekanan dari jajaran direksi klub semakin besar lantaran mereka menilai performa serta citra permainan tim belum sesuai harapan.
Di tengah tekanan tersebut, Alonso menyadari bahwa hasil akhir menjadi faktor utama yang lebih menentukan dibandingkan visi proyek jangka panjang. Kondisi itu akhirnya membuat mantan pelatih Bayer Leverkusen tersebut memilih mundur, dengan persetujuan penuh dari pihak klub ibu kota Spanyol itu.
Pasca kepergian Alonso, Real Madrid bergerak cepat untuk menunjuk pelatih pengganti. Berdasarkan laporan BolaSport.com yang mengutip cuitan jurnalis ternama Fabrizio Romano, Los Merengues menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih interim tim utama.
Arbeloa, yang kini berusia 42 tahun, dikenal memiliki hubungan dekat dengan Alonso sejak keduanya masih aktif sebagai pemain. Mereka pernah bermain bersama di tiga tim berbeda, yakni Liverpool, Real Madrid, dan Timnas Spanyol.
Tak sedikit pula catatan kebersamaan mereka di atas lapangan. Arbeloa dan Alonso tercatat tampil bersama dalam 262 pertandingan bersama ketiga tim tersebut. Setelah pensiun, keduanya juga sama-sama melanjutkan karier di dunia kepelatihan.
Menariknya, pada musim panas 2025, Alonso dan Arbeloa sama-sama menangani tim di lingkungan Real Madrid. Alonso dipercaya melatih tim utama, sementara Arbeloa menukangi Real Madrid Castilla. Namun, Alonso harus lebih dulu meninggalkan jabatannya, sehingga Arbeloa kini ditunjuk mengambil alih kursi pelatih tim utama untuk sementara waktu.
Sebenarnya, rumor penunjukan Arbeloa sebagai suksesor Alonso sudah beredar dalam dua bulan terakhir. Bahkan Alonso sendiri sempat memprediksi bahwa sahabatnya itu suatu hari akan menjadi pelatih Real Madrid.
“Saya pikir Arbeloa bisa menjadi pelatih Madrid. Dia melakukan banyak hal dengan sangat baik,” ujar Alonso pada Desember 2025, seperti dikutip dari Diario AS.
Meski demikian, penunjukan Arbeloa sebagai pelatih tim utama memunculkan tanda tanya di kalangan publik. Hal itu tak terlepas dari performa yang ia catatkan bersama Real Madrid Castilla sepanjang musim 2025–2026.
Pada musim ini, mantan pelatih tim U-19 Real Madrid tersebut telah memimpin Castilla dalam 23 pertandingan di berbagai kompetisi. Dari jumlah itu, Castilla meraih 12 kemenangan, tiga hasil imbang, dan delapan kekalahan, dengan catatan 30 gol memasukkan dan 27 gol kebobolan.

