Portalandalas.com - Fase liga Liga Champions musim 2025–2026 kini memasuki momen penentuan. Meski setiap peserta masih menyisakan setidaknya satu pertandingan, realitanya tidak semua tim masih memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh.
Sejumlah klub sudah dipastikan angkat koper dari kompetisi antarklub paling prestisius di Eropa ini. Padahal, secara hitung-hitungan, seluruh 36 tim yang ambil bagian sejak awal masih berpeluang menembus fase gugur.
Namun, setelah kompetisi kembali bergulir pasca jeda musim dingin, beberapa tim justru gagal menunjukkan peningkatan performa. Konsistensi yang tak kunjung ditemukan membuat mereka harus menerima nasib sebagai kelompok pertama yang tersingkir dari Liga Champions musim ini.
Dengan format baru yang mengizinkan 24 dari 36 tim melaju ke fase berikutnya, persaingan seharusnya terasa lebih longgar. Bahkan, sejumlah klub sudah lebih dulu mengamankan tiket ke babak gugur dan kini mengalihkan fokus untuk finis di delapan besar.
Sebaliknya, bagi tim-tim yang gagal meraih poin penting di laga krusial, perjalanan mereka harus terhenti lebih cepat dari perkiraan awal.
Tersingkir di fase awal memang selalu menyisakan kekecewaan. Namun, eliminasi yang terjadi ketika kompetisi masih menyisakan pertandingan tambahan tentu terasa jauh lebih menyakitkan. Inilah situasi yang dialami beberapa klub pada pekan ke-7 fase liga.
Daftar Tim yang Dipastikan Tersingkir dari Liga Champions 2025/2026
Mengutip laporan Sports Illustrated pada Rabu (21/1), Villarreal menjadi salah satu kejutan negatif musim ini. Meski tampil solid di kompetisi domestik dan hanya berada di bawah dua raksasa liga, performa mereka di Liga Champions justru tak sejalan dengan ekspektasi.
Kekalahan 2-1 dari Ajax pada laga penentuan di pekan ke-7 memastikan langkah Villarreal terhenti. Tim besutan Marcelino García gagal membawa konsistensi dari kompetisi lokal ke panggung Eropa.
Sepanjang fase liga, hasil imbang 2-2 melawan Juventus menjadi satu-satunya poin yang mampu mereka raih. Bagi klub dengan ambisi besar, kegagalan ini jelas menjadi tamparan keras sekaligus bahan evaluasi menyeluruh.
Di sisi lain, Kairat Almaty mencatatkan diri sebagai tim pertama yang tersingkir di Liga Champions 2025/2026. Klub asal Kazakhstan tersebut sebenarnya menorehkan sejarah dengan tampil untuk pertama kalinya di kompetisi elite Eropa.
Namun, langkah mereka harus terhenti dini setelah hanya mengoleksi satu poin. Kekalahan telak 4-1 dari Club Brugge menjadi hasil yang memastikan eliminasi mereka dari turnamen.
Meski gagal melaju, debut Kairat Almaty tetap menyisakan catatan menarik. Mereka menorehkan perjalanan terjauh dalam sejarah Liga Champions, melintasi tiga zona waktu dan menempuh jarak sekitar 6.900 kilometer untuk menjalani laga perdana di kompetisi ini.
Pengalaman tersebut tentu menjadi modal berharga, meski hasil di atas lapangan belum berpihak.
Seiring fase liga yang semakin mendekati garis akhir, daftar tim yang tersingkir diprediksi akan terus bertambah. Bagi klub-klub yang sudah gugur, perhatian kini beralih sepenuhnya ke kompetisi domestik.
Sementara itu, bagi tim yang masih bertahan, tekanan justru semakin meningkat karena satu kesalahan kecil saja bisa menjadi akhir dari mimpi mereka di Liga Champions.

