Halaman Minim Cahaya? Pilih 6 Tanaman Rambat Ini Biar Tetap Estetik

Menu Atas

Halaman Minim Cahaya? Pilih 6 Tanaman Rambat Ini Biar Tetap Estetik

Portal Andalas
Sabtu, 24 Januari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Menentukan tanaman rambat yang tetap menarik meski tidak mendapatkan paparan sinar matahari penuh kerap menjadi persoalan bagi pemilik taman. Umumnya, tanaman rambat memerlukan cahaya matahari agar dapat berbunga optimal. Namun, paparan panas berlebih justru bisa merusak daun dan menghambat pertumbuhan. Kabar baiknya, ada sejumlah tanaman rambat yang tetap mampu tumbuh subur dan berbunga indah meskipun ditanam di area dengan cahaya terbatas, seperti lokasi yang hanya mendapat sinar pagi atau teduh di sore hari. Memilih jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi cahaya tidak hanya berpengaruh pada tampilan taman, tetapi juga menentukan ketahanan dan kesehatan tanaman dalam jangka panjang. Berikut beberapa pilihan tanaman rambat abadi yang cocok untuk mempercantik sudut rumah atau taman dengan suasana sejuk dan teduh. 1. Carolina Jessamine (Gelsemium sempervirens) Tanaman asal Amerika Serikat bagian selatan ini dikenal dengan bunga kuning cerah yang mengeluarkan aroma manis. Meski mengandung kata “melati” dalam namanya, Carolina Jessamine sama sekali tidak termasuk dalam keluarga melati. Daunnya berwarna hijau mengilap dan bersifat hijau sepanjang tahun, sehingga mampu menjaga tampilan taman tetap segar di berbagai musim. Mengutip The Spruce edisi Selasa, 6 Januari 2026, tanaman ini tampak paling menawan saat dibiarkan merambat di teralis atau pergola. Cabang-cabangnya yang lentur akan bergoyang anggun saat tertiup angin. Meski begitu, tanaman ini memiliki tingkat mudah terbakar yang cukup tinggi, sehingga sebaiknya tidak ditanam terlalu dekat dengan bangunan rumah. 2. Hydrangea Panjat (Hydrangea anomala ssp. petiolaris) Bagi Anda yang tinggal di daerah bersuhu dingin, Hydrangea Panjat menjadi salah satu tanaman rambat yang sangat berharga. Tidak banyak tanaman merambat yang mampu bertahan di suhu rendah sekaligus berbunga baik di area teduh, dan hydrangea ini termasuk pengecualian. Bunganya hadir dalam warna lembut seperti putih, biru, merah muda, hingga ungu. Tanaman ini dapat tumbuh hingga 30–50 kaki, sehingga efektif menutup dinding luas atau pagar tinggi, terutama jika ditanam di tanah yang lembap dan cenderung asam. 3. Virginia Creeper (Parthenocissus quinquefolia) Virginia Creeper dikenal sebagai tanaman rambat yang tangguh dan mudah beradaptasi, termasuk di area dengan naungan parsial hingga teduh penuh. Bunganya yang berwarna putih kehijauan memang tidak terlalu mencolok, tetapi daya tarik utamanya terletak pada buah kecil berwarna biru kehitaman yang muncul di akhir musim panas. Karena pertumbuhannya sangat cepat dan agresif, beberapa kultivar yang lebih terkendali seperti ‘Engelmanni’ dan ‘Red Wall’ dikembangkan agar lebih mudah dirawat. Tanaman ini juga fleksibel terhadap berbagai jenis tanah, mulai dari tanah berpasir hingga tanah liat. 4. Mandevilla (Mandevilla spp.) Mandevilla, yang sering dijuluki terompet batu, merupakan tanaman tropis dengan bunga berbentuk terompet yang harum. Warna bunganya bervariasi, mulai dari merah, merah muda, hingga putih, memberikan kesan cerah pada taman. Di wilayah beriklim hangat, Mandevilla sebaiknya ditanam di area yang mendapat naungan pada sore hari agar terlindung dari terik matahari berlebih. Tanaman ini mulai berbunga dari musim panas hingga gugur. Ukurannya yang relatif lebih ringkas dibanding tanaman rambat lain membuatnya cocok untuk teras atau taman berukuran terbatas. 5. Pohon Anggur Terompet (Campsis radicans) Tanaman ini terkenal karena bunganya yang berwarna oranye hingga merah terang, yang sangat disukai burung kolibri dan serangga penyerbuk. Meski demikian, Pohon Anggur Terompet juga dikenal agresif karena mampu menyebar cepat melalui tunas-tunas baru yang tumbuh liar. Untuk mengurangi sifat invasif tersebut, Anda bisa memilih varietas yang lebih terkendali seperti kultivar ‘Apricot’. Menanamnya di area dengan naungan parsial dapat membantu mengontrol pertumbuhan, tanpa mengurangi keindahan bunganya. 6. Melati Bintang (Trachelospermum jasminoides) Melati Bintang berasal dari Asia dan populer karena pertumbuhannya yang cepat serta aroma bunganya yang sangat kuat. Walaupun tidak termasuk dalam genus melati sejati, tanaman ini sering dipilih karena wanginya yang khas dan kemampuannya memanjat penyangga dengan efisien. Tanaman ini mampu tumbuh sekitar 3–6 kaki per tahun, sehingga efektif menutup pagar atau teralis dalam waktu singkat. Melati Bintang membutuhkan tanah lempung yang lembap dengan drainase baik agar akarnya tetap sehat, terutama saat ditanam di area teduh.

Baca Juga