Bupati Merangin Wisuda 150 Lansia, Kisah Nenek 92 Tahun Jadi Sorotan

Menu Atas

Bupati Merangin Wisuda 150 Lansia, Kisah Nenek 92 Tahun Jadi Sorotan

Portal Andalas
Kamis, 29 Januari 2026
Bagikan:

BANGKO – Bupati Merangin, M. Syukur, secara resmi meluluskan sebanyak 150 peserta Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) tingkat S1 dan S2 yang digelar di Desa Pinang Merah, Kecamatan Pamenang Barat, Selasa (27/1).

Para lulusan berasal dari empat desa, yakni Papit, Karang Anyar, Pinang Merah, serta Pulau Tujuh. Acara wisuda ini turut dihadiri Ketua TP PKK Merangin Lavita Syukur, Ketua DWP Sri Rizky, Kepala BKKBN drg. Soni, Plt Kadis Kominfo Ahmad Khoiruddin, Camat Pamenang Barat Bambang, para kepala desa setempat, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi kepada para lansia yang tetap bersemangat mengikuti pendidikan nonformal tersebut. Ia menilai antusiasme para peserta menjadi contoh positif bagi generasi muda.

Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah kehadiran seorang wisudawati berusia 92 tahun yang masih tampak sehat dan penuh energi. Menurut Bupati, hal ini membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk terus belajar dan menjalin silaturahmi, sekaligus menjadi inspirasi bagi banyak orang.

M. Syukur juga berseloroh mengenai gelar S1 dan S2 Selantang yang diraih para peserta. Ia menyebut ijazah tersebut sebagai simbol bahwa para lansia tetap memiliki kualitas diri dan produktivitas di usia senja. Selain itu, aktivitas belajar dinilai mampu menjaga daya ingat karena peserta terus berkreativitas dan bersosialisasi.

Program Selantang di Kabupaten Merangin dirancang untuk membentuk lansia yang SMART, yakni Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat. Melalui kegiatan ini, para lansia diberi kesempatan berinteraksi, memperoleh edukasi kesehatan, hingga mengikuti pelatihan kreativitas agar tetap berkontribusi bagi keluarga dan daerah.

Bupati turut menyampaikan penghargaan kepada Kemendukbangga, BKKBN Provinsi Jambi, Dinas PPKB, serta jajaran pemerintah kecamatan dan desa atas sinergi yang terjalin dalam menyukseskan program tersebut.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Merangin akan terus berkomitmen mendukung program peningkatan kesejahteraan lansia sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang inklusif, mulai dari usia dini hingga lanjut usia.

Baca Juga