Usia 60+ Harus Waspada, Ahli Sebut 3 Masalah Ginjal yang Paling Umum

Menu Atas

Usia 60+ Harus Waspada, Ahli Sebut 3 Masalah Ginjal yang Paling Umum

Portal Andalas
Senin, 27 April 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Ginjal memegang peranan penting dalam tubuh karena bertugas menyaring limbah, menjaga keseimbangan cairan, serta membantu berbagai fungsi vital lainnya. Sayangnya, kesehatan ginjal sering kurang diperhatikan hingga gangguan mulai muncul, terutama saat usia bertambah. Seperti organ lain, kemampuan ginjal dapat menurun secara alami seiring proses penuaan. Jika ditambah pola makan yang kurang sehat dan penyakit penyerta, risiko gangguan ginjal pun semakin besar. Masalahnya, kerusakan ginjal sering berkembang perlahan tanpa gejala jelas sehingga baru diketahui saat kondisinya sudah cukup serius. Untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga ginjal, Fiona Loud selaku Direktur Kebijakan Kidney Care UK mengungkap beberapa gangguan ginjal yang paling sering menyerang kelompok lanjut usia. ## Gangguan ginjal yang umum dialami lansia ### 1. Penyakit Ginjal Kronis (CKD) Kidney Care UK mencatat sekitar satu dari sepuluh orang di Inggris mengalami penyakit ginjal kronis atau *chronic kidney disease* (CKD). Risiko penyakit ini meningkat signifikan pada usia di atas 60 tahun. Salah satu penyebab utamanya adalah penurunan fungsi ginjal akibat penuaan alami. Ginjal bekerja terus-menerus untuk menyaring darah, mengatur tekanan darah, menjaga kesehatan tulang, hingga membantu pembentukan sel darah merah. Namun seiring waktu, kinerjanya bisa menurun. Selain usia, dua faktor utama pemicu CKD adalah diabetes dan hipertensi. Kedua kondisi tersebut dapat merusak pembuluh darah halus di ginjal sehingga fungsi penyaringan terganggu. CKD berkembang dalam lima tahap dan sering disebut sebagai penyakit “diam-diam” karena gejalanya samar di fase awal. Saat memasuki stadium lanjut, keluhan bisa berupa mudah lelah, sesak napas, berat badan turun, bengkak di kaki atau wajah, nafsu makan menurun, darah dalam urine, sering buang air kecil malam hari, sulit tidur, kulit gatal, kram otot, mual, hingga sakit kepala. ### 2. Cedera Ginjal Akut (AKI) Menurut Fiona Loud, lansia juga lebih rentan mengalami cedera ginjal akut atau *acute kidney injury* (AKI). Kondisi ini terjadi ketika fungsi ginjal menurun secara tiba-tiba dalam waktu singkat. AKI bisa dialami siapa saja, namun paling sering terjadi pada kelompok rentan seperti bayi, anak kecil, dan orang berusia di atas 65 tahun, terutama jika sedang mengalami penyakit lain atau infeksi berat. Beberapa penyebab umum antara lain infeksi saluran kemih berulang, infeksi berat, dehidrasi, atau gangguan pencernaan serius. Jika tidak cepat ditangani, AKI dapat memicu komplikasi lanjutan. ### 3. Efek Samping Obat Tertentu Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti Ibuprofen dalam jangka panjang juga dapat membahayakan ginjal. Fiona Loud mengingatkan bahwa konsumsi NSAID dosis tinggi berpotensi memperburuk fungsi ginjal, terutama pada orang dengan riwayat penyakit ginjal, tekanan darah tinggi, atau gangguan jantung. National Kidney Foundation bahkan menyarankan penderita kondisi tersebut tidak menggunakan NSAID tanpa arahan tenaga medis. Meski umum dipakai untuk meredakan nyeri, obat ini tetap perlu digunakan secara hati-hati. ## Cara menjaga kesehatan ginjal Menjaga ginjal sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti diabetes atau hipertensi. Berikut langkah praktis yang bisa dilakukan: 1. **Kontrol gula darah** Bagi penderita diabetes, usahakan kadar gula tetap stabil sesuai arahan dokter. 2. **Jaga tekanan darah** Lakukan pemeriksaan rutin dan konsumsi obat sesuai resep bila diperlukan. 3. **Periksa ginjal secara berkala** Tes darah, urine, dan tekanan darah penting dilakukan, terutama jika berisiko tinggi. 4. **Segera obati infeksi saluran kemih** ISK yang dibiarkan dapat merusak ginjal. 5. **Kendalikan kolesterol** Atur pola makan dan terapi bila diperlukan. 6. **Pola makan sehat dan cukup cairan** Perbanyak air putih, kurangi gula, garam, dan lemak berlebih. 7. **Hindari merokok** Rokok memperburuk fungsi ginjal dan meningkatkan risiko penyakit kronis lain. 8. **Batasi alkohol** Konsumsi seperlunya atau hindari sepenuhnya. 9. **Jaga berat badan ideal** Berat badan berlebih membuat ginjal bekerja lebih keras. 10. **Rutin bergerak** Olahraga ringan hingga sedang seperti jalan cepat atau bersepeda minimal 30 menit per hari sangat membantu. Dengan menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten, fungsi ginjal dapat tetap terjaga dan risiko komplikasi serius di masa depan bisa ditekan.

Baca Juga