Stop Kebiasaan Ini! Makan Telur Berlebihan Bisa Ganggu Kesehatanmu

Menu Atas

Stop Kebiasaan Ini! Makan Telur Berlebihan Bisa Ganggu Kesehatanmu

Portal Andalas
Minggu, 05 April 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Telur dikenal sebagai sumber protein yang murah dan mudah ditemukan. Tak sedikit orang menganggap mengonsumsi telur setiap hari sebagai cara praktis untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Namun, di balik berbagai manfaatnya, konsumsi telur secara berlebihan ternyata dapat menimbulkan dampak kurang baik bagi kesehatan. Mulai dari meningkatkan risiko penyakit tertentu hingga memicu gangguan pada kulit, efek samping ini sering kali tidak disadari karena tertutupi oleh nilai gizinya yang tinggi. Karena itu, penting untuk memahami batas konsumsi yang aman agar manfaat telur tetap bisa dirasakan tanpa menimbulkan risiko bagi tubuh. Berikut beberapa dampak negatif jika telur dikonsumsi secara berlebihan: **1. Memicu kenaikan kolesterol** Satu butir telur mengandung sekitar 185 mg kolesterol, sementara batas konsumsi harian yang dianjurkan berkisar 200 mg. Jika dikonsumsi berlebihan, kadar kolesterol dalam tubuh bisa meningkat, terutama kolesterol jahat (LDL) yang banyak terdapat pada kuning telur. **2. Meningkatkan risiko diabetes** Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi telur setiap hari dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, khususnya pada wanita. Kandungan lemak dalam telur diduga berperan dalam memicu kondisi ini. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam *The American Journal of Clinical Nutrition* bahkan menyebutkan bahwa risiko diabetes meningkat hingga 55 persen pada pria dan 77 persen pada wanita yang rutin mengonsumsi telur setiap hari. **3. Memperparah jerawat** Walau bukan penyebab utama, konsumsi telur berlebihan bisa memperburuk kondisi jerawat pada sebagian orang. Terlebih jika diolah menjadi makanan seperti kue, mayones, atau makanan olahan lainnya yang dapat memicu peradangan dalam tubuh. Peradangan ini dapat meningkatkan produksi minyak di kulit, sehingga memicu munculnya jerawat. **4. Menyebabkan kenaikan berat badan** Telur memang kaya nutrisi, tetapi juga mengandung kalori yang cukup tinggi, sekitar 75 kalori per butir. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak tanpa diimbangi aktivitas fisik, asupan kalori berlebih dapat menyebabkan penambahan berat badan. Bagi yang memiliki masalah berat badan, sebaiknya konsumsi telur dibatasi, misalnya 2–3 kali dalam seminggu. **5. Meningkatkan risiko penyakit jantung** Kuning telur mengandung kolesterol jahat yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Bagi orang dengan riwayat penyakit kardiovaskular, konsumsi kuning telur biasanya sangat dibatasi, bahkan dalam beberapa kasus disarankan untuk dihindari. **6. Menyebabkan gangguan pencernaan** Mengonsumsi telur secara berlebihan juga dapat menimbulkan masalah pencernaan, seperti perut kembung atau nyeri perut. Risiko ini lebih tinggi pada orang yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap protein telur. **7. Memicu alergi dan risiko bakteri** Konsumsi telur dalam jumlah besar juga dapat meningkatkan risiko alergi, terutama jika kualitas telur kurang baik. Telur dengan cangkang retak atau kotor berpotensi terkontaminasi bakteri *Salmonella*, yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan serius. Kesimpulannya, telur memang memiliki banyak manfaat bagi tubuh, tetapi konsumsinya tetap harus dibatasi. Dengan pola makan yang seimbang, kamu bisa mendapatkan manfaat maksimal dari telur tanpa harus menghadapi risiko kesehatan yang tidak diinginkan.

Baca Juga