Di balik pembangunan yang terus berkembang, tersimpan peluang besar yang membuat banyak pihak optimistis. JBC diprediksi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu membuka ribuan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Praktisi hukum dan sosial, Helas Andra Dermawan, menilai kehadiran JBC sebagai langkah strategis dalam mendorong masuknya investasi ke Jambi.
“JBC memiliki potensi besar sebagai pusat bisnis baru yang dapat menciptakan lapangan kerja sekaligus menarik lebih banyak investasi. Masyarakat Jambi tentu mendukung investasi yang memberikan dampak nyata seperti ini,” ujarnya.
Tidak hanya berfokus pada bisnis, JBC juga menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk bersantai. Dengan konsep kawasan terpadu, tempat ini cocok dikunjungi berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga keluarga.
Salah satu pengunjung, Mawar, mengaku nyaman menghabiskan waktu di JBC.
“Tempatnya nyaman untuk nongkrong, pilihan makanannya beragam, kopinya juga enak. Fasilitas untuk anak-anak juga lengkap, jadi aman kalau datang bersama keluarga,” katanya.
Suasana JBC semakin hidup dengan adanya berbagai kegiatan rutin setiap akhir pekan, seperti pameran otomotif dan pertunjukan musik yang mampu menarik banyak pengunjung.
Tak heran jika kawasan ini selalu ramai. JBC kini tidak hanya berfungsi sebagai pusat bisnis, tetapi juga menjadi ruang kreativitas dan pusat gaya hidup baru bagi masyarakat Jambi.
Dengan konsep modern dan pengelolaan yang profesional, JBC telah berkembang dari sekadar proyek pembangunan menjadi simbol pertumbuhan ekonomi masa depan Kota Jambi.
