Meriah! Sedekah Bumi Kebun Bohok Jadi Magnet Warga Jambi

Menu Atas

Meriah! Sedekah Bumi Kebun Bohok Jadi Magnet Warga Jambi

Portal Andalas
Minggu, 26 April 2026
Bagikan:

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kota Jambi sekaligus peringatan 625 tahun Tanah Pilih Pusako Batuah, Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Sedekah Bumi di kawasan Kebun Bohok, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Sabtu pagi (25/04/2026), yang dipusatkan di Lapangan Bola Bohok FC.

Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Jambi ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Berbagai rangkaian acara digelar, mulai dari pawai hasil panen, doa bersama, hingga bazar UMKM dan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Pawai hasil panen menjadi daya tarik utama, di mana warga membawa berbagai hasil bumi sebagai simbol rasa syukur atas rezeki yang diperoleh. Kegiatan ini juga mencerminkan upaya pemerintah dalam melestarikan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Naim, Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi Rio Ramadhan, Kepala Disparbud Mariani Yanti, unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Diza mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai Sedekah Bumi tidak hanya sebagai tradisi budaya, tetapi juga memiliki manfaat nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan sekaligus sarana untuk mendukung program ketahanan pangan serta pemberdayaan ekonomi melalui UMKM dan Gerakan Pangan Murah.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga tradisi Sedekah Bumi sebagai warisan budaya di tengah perkembangan zaman. Selain itu, tradisi ini dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai aset budaya yang bernilai sosial dan ekonomi.

Diza menambahkan, jika dikelola dengan baik, Sedekah Bumi dapat menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Jambi.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, untuk ikut berperan aktif dalam melestarikan tradisi tersebut agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tetap terjaga dan diwariskan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Jambi bertajuk “Bahagia Berbudaya”, yang bertujuan memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, Diza berharap kegiatan serupa dapat melibatkan lebih banyak pelaku UMKM agar mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, baik di tingkat lokal maupun kota secara keseluruhan.

Mengusung tema “Merawat Tradisi, Mempererat Silaturahmi, Meningkatkan Ketahanan Pangan, Menuju Kota Jambi Bahagia”, kegiatan ini mencerminkan sinergi antara pelestarian budaya, penguatan ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tradisi Sedekah Bumi di kawasan Kebun Bohok sendiri telah berlangsung sejak tahun 1980-an sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian sekaligus mempererat nilai kebersamaan dan gotong royong.

Kini, Sedekah Bumi tidak hanya menjadi tradisi adat, tetapi telah berkembang menjadi festival budaya yang memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan, serta menjadi bagian dari agenda rutin Kota Jambi.

Dalam rangkaian kegiatan juga dilakukan penyerahan piagam dan piala bagi para pemenang lomba tumpeng, baik tumpeng sayur dan buah maupun tumpeng nasi kuning. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota sebagai bentuk apresiasi.

Pemerintah Kota Jambi berharap kegiatan Sedekah Bumi dapat terus dilestarikan sebagai kearifan lokal, sekaligus menjadi penggerak dalam memperkuat ketahanan pangan, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Kota Jambi yang lebih bahagia, sejalan dengan visi nasional dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

Baca Juga