Kegiatan yang menjadi puncak Festival Harmoni Budayo ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG.
Turut hadir pula Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, Djokas Siburian, unsur Forkopimda Kota Jambi, Plh Sekretaris Daerah Kota Jambi Mulyadi, para Asisten dan Staf Ahli Setda, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkot Jambi, serta masyarakat yang memadati lokasi acara dengan penuh antusias.
Nuansa semangat dan kebanggaan tampak dari puluhan peserta yang berasal dari tingkat TK, SD hingga SMP se-Kota Jambi. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran budaya bagi para peserta.
Mereka diuji pengetahuannya mengenai kebudayaan lokal, kuliner khas, hingga destinasi wisata di Kota Jambi. Dewan juri pun secara langsung mengasah wawasan peserta melalui berbagai pertanyaan yang telah disiapkan.
Peserta terpilih nantinya akan mengemban tugas sebagai duta budaya, menjadi agen muda yang memperkenalkan kekayaan budaya Jambi kepada masyarakat luas.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menegaskan komitmen Pemkot dalam memperkuat identitas budaya sejak usia dini melalui program “Kota Jambi Bahagia”, khususnya pada pilar Bahagia Berbudaya.
Ia menyebutkan bahwa upaya membumikan budaya Melayu Jambi harus dimulai sejak dini, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri, termasuk batik Jambi yang mampu bersaing di kancah global.
Selain itu, ia menilai festival seperti ini penting sebagai ruang kreativitas bagi generasi muda untuk tampil dan berkembang. Menurutnya, kegiatan serupa harus terus dilestarikan agar potensi anak-anak dapat terus diasah.
Maulana juga mengingatkan bahwa keberlangsungan budaya sangat bergantung pada rasa cinta generasi muda terhadap warisan leluhur. Ia menegaskan, jika hal itu terjaga, maka budaya Melayu Jambi akan tetap lestari dan mampu menjadi benteng dari pengaruh budaya luar yang tidak sesuai.
Di sisi lain, Pemkot Jambi juga terus mendorong pengembangan sektor pariwisata, seperti kawasan Kota Tua hingga Danau Kajang Lako, agar menjadi destinasi unggulan daerah.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
Malam puncak Festival Harmoni Budayo semakin meriah dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba yang telah berlangsung sejak 16 April 2026. Berbagai kategori diperlombakan, mulai dari lomba menggambar dan mewarnai, vokal solo, hingga tari tradisional untuk jenjang TK, SD, dan SMP.
Di bawah gemerlap panggung dan semarak budaya, tersampaikan pesan kuat bahwa masa depan budaya Jambi berada di tangan generasi mudanya yang kini mulai berani tampil, mengenal, serta mencintai warisan leluhur mereka.
