Portalandalas.com - Makanan yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa sering dianggap otomatis berbahaya dan harus segera dibuang. Label seperti “baik digunakan sebelum” atau “expired” di kemasan kerap dipahami sebagai batas mutlak keamanan pangan.
Padahal, tidak semua produk langsung rusak setelah melewati tanggal tersebut. Beberapa jenis makanan masih aman dikonsumsi selama disimpan dengan benar dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Mengacu pada informasi dari pom.go.id, tanggal kedaluwarsa lebih sering menjadi penanda kualitas terbaik suatu produk, bukan selalu berarti makanan langsung tidak layak makan. Sejumlah penelitian lembaga pangan internasional juga menyebutkan ada beberapa bahan makanan yang masih bisa dikonsumsi setelah tanggal tersebut, asalkan kondisi fisik dan aromanya masih baik.
Berikut lima jenis makanan yang umumnya masih aman dikonsumsi meski sudah melewati tanggal kedaluwarsa:
**1. Makanan Kaleng**
Produk kalengan seperti sarden, kacang panggang, atau buah dalam sirup terkenal memiliki daya simpan panjang. Selama kaleng tidak penyok, berkarat, bocor, atau menggembung, isinya biasanya masih aman dikonsumsi meski sudah lewat beberapa bulan dari tanggal kedaluwarsa.
Jika disimpan di tempat sejuk dan kering, makanan kaleng bahkan bisa bertahan hingga satu tahun lebih lama. Namun sebelum dimakan, sebaiknya buka kemasan dan periksa bau serta tampilannya terlebih dahulu.
**2. Pasta Kering dan Mi Instan**
Pasta kering maupun mi instan yang belum dibuka umumnya masih layak dikonsumsi hingga sekitar setahun setelah tanggal kedaluwarsa. Hal ini karena kadar airnya sangat rendah, sehingga bakteri sulit berkembang.
Selama kemasan masih utuh, tidak robek, dan isi produk tidak berubah warna atau berbau tengik, makanan ini biasanya tetap aman dimasak. Namun perhatikan juga bumbu pelengkapnya, terutama minyak atau bubuk bumbu, karena lebih cepat rusak dibanding mi atau pasta itu sendiri.
**3. Biskuit dan Sereal Kering**
Makanan ringan kering seperti biskuit, keripik, atau sereal biasanya tetap aman dimakan jika tidak berubah rasa, aroma, maupun tekstur. Setelah melewati tanggal kedaluwarsa, produk ini umumnya hanya kehilangan kerenyahan atau sedikit menurun kualitas rasanya.
Untuk mengembalikan tekstur renyah, biskuit atau sereal bisa dipanaskan sebentar di oven.
**4. Yogurt dan Produk Susu Tertentu**
Meski termasuk produk segar, yogurt masih bisa dikonsumsi beberapa hari setelah tanggal kedaluwarsa jika selalu disimpan dalam lemari pendingin. Kandungan probiotik di dalamnya membantu menekan pertumbuhan mikroorganisme berbahaya dalam waktu singkat.
Namun jika muncul bau menyengat, tekstur menggumpal berlebihan, atau warna berubah, sebaiknya jangan dikonsumsi. Untuk keju keras seperti cheddar, bagian berjamur masih bisa dipotong dan sisanya biasanya tetap aman.
**5. Beras dan Biji-bijian**
Beras putih, gandum, quinoa, atau barley memiliki masa simpan sangat panjang jika disimpan di tempat kering dan tertutup rapat. Bahkan beberapa jenis bisa bertahan selama bertahun-tahun.
Beras yang sudah lewat tanggal kedaluwarsa tetap bisa dimasak selama tidak berbau apek, tidak menggumpal, dan bebas serangga. Namun beras merah atau jenis beras berminyak cenderung memiliki masa simpan lebih pendek.
**Tips Aman Mengonsumsi Makanan Lewat Tanggal Kedaluwarsa**
1. Periksa kondisi fisik makanan, hindari jika berjamur, berubah warna, atau kemasan menggembung.
2. Cium aromanya, bau tengik atau asam biasanya menandakan produk rusak.
3. Cicipi sedikit jika masih ragu, untuk memastikan rasa tetap normal.
4. Simpan makanan dengan benar agar daya tahannya lebih lama.
Di tengah meningkatnya kesadaran soal food waste atau pemborosan makanan, penting untuk memahami bahwa tidak semua makanan yang melewati tanggal kedaluwarsa harus langsung dibuang. Dengan pengetahuan yang tepat, masyarakat bisa mengurangi limbah makanan, menghemat pengeluaran, dan tetap menjaga keamanan konsumsi.
Dengan pemeriksaan yang teliti dan penyimpanan yang baik, makanan lewat tanggal kedaluwarsa bisa menjadi pilihan bijak dalam pengelolaan stok dapur rumah tangga.

