Kepala Pelaksana BPBD Sarolangun, Solahudin Nopri, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan terhadap wilayah terdampak, di antaranya Kecamatan Batang Asai, Cermin Nan Gedang, dan Bathin VIII. Ia menjelaskan, banjir mulai terjadi pada Sabtu sekitar pukul 22.00 WIB dan mencapai puncaknya pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.
Banjir dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Sarolangun sejak Sabtu sore hingga Minggu pagi, sehingga menyebabkan luapan sungai yang merendam permukiman warga, khususnya yang berada di bantaran Sungai Batang Asai.
Camat Batang Asai, Asmiati, menyebutkan bahwa banjir berdampak pada tujuh desa. Bahkan, satu jembatan penghubung antar dusun dilaporkan roboh akibat terjangan arus. Di Desa Pekan Gedang, dua rumah hanyut terbawa arus, dua unit mengalami kerusakan berat, dan tiga lainnya rusak ringan. Selain itu, sekitar 93 kepala keluarga turut terdampak.
Data sementara juga mencatat 12 rumah terendam di Desa Pulau Salak Baru, 30 rumah di Desa Paniban, serta 19 bangunan di Desa Batu Empang. Sementara itu, 14 rumah terdampak di Desa Muara Pemuat dan tujuh rumah di Desa Simpang Narso.
Meski kondisi air mulai berangsur surut, masyarakat yang tinggal di wilayah hilir dan dekat aliran sungai diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.
Di Kecamatan Bathin VIII, banjir juga merendam Desa Teluk Kecimbung. Kepala Desa setempat, Abu Nawas, menyampaikan bahwa luapan Sungai Batang Tembesi mulai terjadi sejak Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Menjelang pagi, ketinggian air terus meningkat hingga merendam jalan dan rumah warga, bahkan di beberapa lokasi hampir menutupi bangunan. Diperkirakan ratusan rumah di Dusun I, III, dan IV terdampak, meskipun pendataan masih berlangsung.
Pemerintah desa telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten. Saat ini, tim BPBD dan instansi terkait tengah menuju lokasi untuk penanganan lebih lanjut. Namun, proses evakuasi sementara masih dilakukan secara mandiri oleh warga karena akses jalan antarwilayah belum dapat dilalui akibat genangan air.
Tim SAR juga dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi dan penanganan bencana.
