Peluncuran perdana dilaksanakan di RT 10, Kelurahan Kasang Jaya, Kecamatan Jambi Timur, yang dilakukan secara virtual melalui Zoom, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan fisik oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi.
Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain pembangunan dan rehabilitasi jalan setapak sepanjang 83 meter, pemasangan CCTV yang terhubung dengan Jambi City Operation Center (JCOC), serta pelaksanaan program OPBM.
Kampung Bahagia menjadi program pertama di Indonesia yang mengedepankan pembangunan berbasis gotong royong dengan masyarakat sebagai pelaku utama. Hal ini mendapat perhatian langsung dari Wakil Menteri Dalam Negeri, yang menilai peluncuran ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata komitmen agar program tersebut berjalan optimal dan dapat diterapkan di daerah lain.
Peluncuran ini juga dirangkaikan dengan kegiatan gotong royong serentak di seluruh RT se-Kota Jambi, menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan visi “Kota Jambi Bahagia”.
Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa pada tahap awal, sebanyak 797 RT telah menjalankan program ini, dengan target seluruh kegiatan dapat diselesaikan dan diserahterimakan pada akhir Juni. Ia juga menegaskan bahwa program ini akan terus dipantau untuk memastikan kualitas dan keberhasilannya.
Di sisi lain, Bima Arya mengapresiasi inovasi Pemerintah Kota Jambi yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam pembangunan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara nyata. Ia juga menekankan pentingnya peran semua pihak, khususnya Ketua RT, untuk menjaga kekompakan dan partisipasi masyarakat agar program berjalan lancar.
Menurutnya, program Kampung Bahagia sejalan dengan program nasional dan menjadi contoh baik pembangunan berbasis masyarakat. Ia pun berharap program ini dapat berjalan sukses sesuai harapan bersama.
