Al Haris Tegas! Jambi Siap Kejar Swasembada Pangan, Ini Langkah Nyatanya

Menu Atas

Al Haris Tegas! Jambi Siap Kejar Swasembada Pangan, Ini Langkah Nyatanya

Portal Andalas
Kamis, 23 April 2026
Bagikan:

Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program pemerintah pusat di bidang pertanian, terutama dalam upaya mencapai swasembada dan memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Jambi.

Pernyataan tersebut disampaikan saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, dalam kegiatan Tanam Padi Cetak Sawah Rakyat (CSR), Selasa (21/04/2026).

Kegiatan tanam padi ini juga diikuti oleh 16 provinsi lainnya di Indonesia secara daring, lengkap dengan sesi dialog interaktif antara kepala daerah dan para petani dari berbagai wilayah.

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arif, Wakil Bupati Bahtiar, unsur Forkopimda, jajaran OPD, penyuluh pertanian, serta para petani setempat.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani agar setiap program yang dijalankan dapat memberikan hasil yang nyata di lapangan.

Ia menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi siap menindaklanjuti berbagai arahan dari pemerintah pusat, termasuk dalam pengelolaan lahan, pembukaan sawah baru, serta optimalisasi musim tanam.

Menurutnya, momentum musim tanam harus dimanfaatkan sebaik mungkin karena faktor cuaca tidak dapat dikendalikan. Oleh sebab itu, koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan proses tanam.

Gubernur juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap Jambi, khususnya dalam penyediaan benih dan pupuk bersubsidi yang dinilai sangat membantu meningkatkan produktivitas pertanian.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ketahanan pangan tidak bisa bergantung pada satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama semua elemen, baik pemerintah maupun masyarakat.

Selain itu, Gubernur mengajak masyarakat, khususnya petani, untuk memanfaatkan peluang yang ada dan tidak menyia-nyiakan dukungan yang telah diberikan.

Saat ini, produksi padi di Provinsi Jambi baru mampu memenuhi sekitar 71 persen kebutuhan daerah, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar 29 persen untuk mencapai swasembada.

Ia juga menjelaskan bahwa pada tahun 2025, program Cetak Sawah Rakyat di Jambi telah direalisasikan seluas 1.469,51 hektare, sementara pada tahun 2026 direncanakan mencapai 1.009,32 hektare yang tersebar di beberapa kabupaten seperti Bungo, Tebo, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Kerinci, dan Batang Hari. Pemerintah Provinsi Jambi bersama pemerintah kabupaten dan pihak terkait berkomitmen untuk menyukseskan program tersebut hingga tahap penanaman.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menekankan pentingnya memanfaatkan musim hujan untuk mempercepat tanam, mengingat ke depan diperkirakan akan terjadi fenomena El Nino yang dapat menyebabkan peningkatan suhu.

Ia menjelaskan bahwa air menjadi faktor utama yang tidak dapat disediakan oleh pemerintah, berbeda dengan benih dan pupuk yang bisa didukung melalui program bantuan dan subsidi.

Karena itu, para petani diminta mengikuti jadwal musim tanam yang telah ditetapkan oleh BMKG dan segera memanfaatkan kondisi hujan yang masih berlangsung agar proses tanam bisa dilakukan lebih cepat dan panen dapat dipercepat.

Wamentan juga mengajak seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk mendorong percepatan tanam di berbagai jenis lahan, baik lahan baru, sawah yang sudah ada, maupun lahan rawa yang bisa dioptimalkan.

Ia menegaskan agar seluruh lahan yang berpotensi ditanami segera dimanfaatkan demi menjaga ketahanan pangan nasional. Pemerintah juga membuka ruang bagi daerah dan petani untuk menyampaikan kebutuhan di lapangan, termasuk benih dan alat mesin pertanian, agar proses tanam dapat berjalan lebih efektif.

Kunjungan kerja ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah, sekaligus memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga