Ahli Gizi Ungkap Diet Terbaik untuk Turunkan Berat Badan Secara Permanen

Menu Atas

Ahli Gizi Ungkap Diet Terbaik untuk Turunkan Berat Badan Secara Permanen

Portal Andalas
Sabtu, 25 April 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Diet Mediterania kembali mendapat perhatian sebagai salah satu pola makan yang dinilai efektif untuk menurunkan berat badan secara berkelanjutan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa metode ini bukan hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga menjaga hasilnya dalam jangka panjang. Berbeda dengan pola diet ketat yang penuh larangan, diet Mediterania lebih menekankan perubahan gaya hidup dan pemilihan makanan sehari-hari. Karena itu, pendekatan ini dianggap lebih mudah dijalani dan cenderung tidak menimbulkan efek yo-yo. ### Bukan Diet yang Menyiksa Diet Mediterania berasal dari kebiasaan makan masyarakat di kawasan Laut Mediterania, seperti Italia dan Yunani. Pola makan ini berfokus pada konsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, ikan, serta minyak zaitun. Sementara itu, daging merah dan makanan manis masih boleh dikonsumsi, namun dalam jumlah terbatas. Ahli gizi Samantha Cassetty menyebut diet Mediterania bukanlah diet yang menitikberatkan pada pembatasan ekstrem. “Ini lebih kepada pola makan yang membuat seseorang merasa kenyang, puas, dan tidak merasa sedang menjalani diet,” ujarnya kepada Today. ### Didukung Bukti Ilmiah Efektivitas diet Mediterania dalam membantu penurunan berat badan didukung oleh sejumlah studi ilmiah. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition and Diabetes pada 2018 menemukan bahwa orang yang menjalani diet Mediterania selama lima tahun mengalami penurunan lemak perut serta risiko kenaikan berat badan yang lebih rendah. Studi lain dalam British Journal of Nutrition menyebutkan bahwa individu dengan tingkat kepatuhan tinggi terhadap diet ini memiliki peluang dua kali lebih besar untuk mempertahankan berat badan setelah berhasil turun. Para peneliti menilai hasil ini berkaitan dengan pola makan yang stabil dan lebih realistis untuk diterapkan dalam jangka panjang. ### Mengapa Dinilai Lebih Efektif? Salah satu keunggulan diet Mediterania terletak pada kombinasi serat, protein, dan lemak sehat. Makanan seperti kacang-kacangan, ikan, serta biji-bijian utuh membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Kondisi ini membuat seseorang lebih mudah mengontrol nafsu makan tanpa harus menghitung kalori secara ketat. Selain itu, pola makan ini mendorong konsumsi makanan utuh dan membatasi makanan ultra-proses. Sejumlah penelitian kecil menunjukkan bahwa orang cenderung mengonsumsi ratusan kalori lebih banyak saat makan makanan olahan dibanding makanan utuh, meskipun kandungan gizinya hampir sama. ### Karbohidrat Tetap Boleh Dikonsumsi Berbeda dari banyak diet populer lainnya, diet Mediterania tidak melarang konsumsi karbohidrat. Pasta, misalnya, tetap dapat dinikmati asalkan porsinya terkontrol dan dipadukan dengan sayuran, minyak zaitun, serta sumber protein seperti ikan atau makanan laut. Pendekatan ini dinilai membantu banyak orang bertahan lebih lama menjalani pola makan sehat. “Ketika tidak ada larangan yang terlalu ekstrem, seseorang cenderung lebih mudah konsisten,” kata Samantha Cassetty. ### Lebih dari Sekadar Turunkan Berat Badan Para ahli menilai diet Mediterania bukan hanya bermanfaat untuk mengontrol berat badan. Pola makan ini juga sering dikaitkan dengan kesehatan jantung, fungsi otak yang lebih baik, serta penurunan risiko Diabetes Tipe 2. Selain itu, cara makan yang lebih santai dan fokus menikmati makanan dinilai membantu membangun hubungan yang lebih sehat dengan pola makan sehari-hari. Dengan dukungan berbagai penelitian ilmiah dan rekomendasi para ahli, diet Mediterania kini semakin dipandang sebagai pilihan realistis bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan tanpa tekanan berlebihan.

Baca Juga