Portalandalas.com - Di pertengahan bulan suci Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk memanfaatkan momen istimewa yang memiliki keutamaan luar biasa.
Hari ke-15 puasa Ramadan bukan sekadar latihan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga merupakan kesempatan khusus untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah puasa yang khusyuk dan dzikir yang tulus.
Dalam kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah dijelaskan bahwa puasa pada hari ke-15 menjanjikan pahala besar bagi siapa saja yang menjalankannya dengan ikhlas dan penuh ketulusan.
“Allah SWT akan mengabulkan hajat-hajat kalian, baik dunia maupun akhirat, memberikan nikmat sebagaimana yang dianugerahkan kepada Nabi Ayyub AS; para malaikat pemikul Arasy akan memohonkan ampunan untuk kalian. Pada hari kiamat, Allah SWT akan memberikan kalian empat puluh cahaya: sepuluh dari kanan, sepuluh dari kiri, sepuluh dari depan, dan sepuluh dari belakang,” tulis kitab tersebut.
Artinya, puasa pertengahan Ramadan memiliki keutamaan berupa terpenuhinya hajat dunia dan akhirat yang dijanjikan Allah bagi hamba-Nya.
Kitab itu juga menekankan bahwa puasa pada hari ini membawa keberkahan serupa dengan yang diterima Nabi Ayyub AS, sosok nabi yang dikenal karena kesabaran luar biasanya saat diuji Allah.
Selain itu, puasa hari ke-15 menjadi kesempatan untuk memperoleh doa pengampunan dari para malaikat pemikul Arasy, yaitu malaikat yang berada paling dekat dengan kebesaran Allah SWT.
Keutamaan puasa ini tidak berhenti di dunia saja. Pada hari kiamat kelak, mereka yang istiqamah menjalankan puasa akan dianugerahi 40 cahaya dari Allah SWT—sepuluh dari masing-masing arah: kanan, kiri, depan, dan belakang. Cahaya ini berfungsi sebagai petunjuk dan penerangan yang menuntun hamba menuju kebahagiaan di akhirat.
Cahaya tersebut juga melambangkan perlindungan dan bimbingan bagi mereka yang rajin beribadah. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan memperkuat niat dan memperbanyak doa ketika menjalankan puasa pada hari ke-15 Ramadan.

