Wakil Wali Kota Jambi Bicara Soal Kota Bahagia, Ini Yang Perlu Kamu Tahu!

Menu Atas

Wakil Wali Kota Jambi Bicara Soal Kota Bahagia, Ini Yang Perlu Kamu Tahu!

Portal Andalas
Senin, 02 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., tampil sebagai narasumber dalam acara Cerita Kota yang digelar oleh Yayasan Urun Daya Kota Foundation dalam rangka memperingati hari jadi organisasi tersebut yang ke-3. Kegiatan berlangsung di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu (31/1/2026). Dalam forum tersebut, Diza hadir bersama sejumlah tokoh penggerak ruang publik dan perkotaan, yakni Jacob selaku Founder M Bloc Group, Vanesha Manuturi dari Kota Kita Surakarta, serta Her Pramtama dari Karsa CityLab dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). Diskusi ini diikuti oleh peserta dari kalangan generasi muda yang memiliki minat besar terhadap isu pembangunan kota dan ruang publik. Kegiatan ini lahir sebagai respons atas tantangan pembangunan perkotaan di Indonesia yang semakin kompleks, seiring meningkatnya dinamika sosial, ekonomi, dan lingkungan. Dalam konteks tersebut, keterlibatan masyarakat menjadi faktor kunci agar pembangunan kota berjalan inklusif, relevan, dan berkelanjutan. Kota tidak lagi sekadar dipandang sebagai ruang fisik, tetapi sebagai ruang hidup yang dibentuk oleh gagasan, pengalaman, serta harapan warganya. Menjawab kebutuhan itu, Urun Daya Kota Foundation menghadirkan The City Meetup sebagai ruang pertemuan publik yang membuka dialog, pertukaran ide, serta eksplorasi kolektif tentang masa depan kota. Dalam sesi talkshow, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menyampaikan pentingnya membangun hubungan yang lebih sinergis antara pemerintah dan masyarakat. “Harapannya, masyarakat bisa semakin menerima pemerintah, dan pemerintah pun bisa semakin kolaboratif bersama masyarakat,” ujarnya. Ia juga menekankan peran strategis generasi muda dalam menentukan arah pembangunan nasional. “Dengan dominasi usia muda di Indonesia saat ini, kolaborasi menjadi faktor penentu dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045,” tambahnya. Pada kesempatan itu, Diza turut memaparkan berbagai potensi yang dimiliki Kota Jambi, mulai dari nilai sejarah, kearifan lokal, kekayaan kuliner, hingga destinasi wisata. “Meski Kota Jambi tidak memiliki sumber daya alam, tetapi kota ini sangat terbuka dan inklusif bagi siapa pun yang datang,” ungkapnya. Sebagai Wakil Kepala Daerah, ia juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang-ruang kolaboratif yang dapat menjadi wadah bagi komunitas, sehingga mampu memberi dampak nyata bagi kehidupan sosial dan pembangunan Kota Jambi. Acara Cerita Kota diharapkan dapat memperluas pemahaman publik tentang dinamika perkotaan, menumbuhkan empati, serta memperkaya cara pandang masyarakat terhadap kota sebagai ruang hidup bersama. Sementara itu, The City Meetup telah digelar di berbagai kota di Indonesia dalam format festival, menjadi ruang temu antara warga, komunitas, praktisi, akademisi, sektor swasta, hingga para pemangku kepentingan. Kegiatan ini berfungsi sebagai wadah berbagi perspektif, merayakan keberagaman pandangan tentang kota, serta membuka ruang dialog terhadap isu-isu pembangunan perkotaan. Momentum ini menjadi penanda kuat komitmen dalam membangun ekosistem kolaborasi perkotaan yang menempatkan partisipasi publik sebagai elemen utama dalam perencanaan dan pengembangan kota. Sebagai ruang partisipatif, The City Meetup menghadirkan beragam agenda, mulai dari diskusi, aktivasi komunitas, hingga sesi refleksi bersama tentang masa depan kota.

Baca Juga