Portalandalas.com - Perkedel selama ini identik dengan bahan dasar kentang. Namun, ternyata tahu juga bisa diolah menjadi perkedel yang tak kalah gurih dan lezat.
Perkedel tahu kerap menjadi pilihan lauk praktis karena proses pembuatannya cepat dan bahan utamanya mudah ditemukan.
Teksturnya yang lembut dengan rasa gurih membuat hidangan ini cocok disantap bersama nasi hangat maupun sebagai camilan di sore hari.
Sebagian orang mungkin khawatir perkedel tahu mudah hancur saat digoreng. Padahal, ada trik sederhana agar adonannya tetap padat meski tanpa tambahan tepung.
Tulisan ini akan membagikan resep perkedel tahu yang praktis dan minim risiko gagal, lengkap dengan tips agar hasilnya tetap lezat dan tidak terlalu menyerap minyak.
Resep Perkedel Tahu Tanpa Tepung
Resep perkedel tahu tanpa tepung ini diadaptasi dari Sajian Sedap.
Bahan Perkedel Tahu
300 gram tahu putih
100 gram ayam giling (opsional, boleh dihilangkan)
1 butir telur, dikocok lepas
1 batang seledri, diiris halus
Minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus
4 butir bawang merah
2 siung bawang putih
½ sendok teh merica
1 sendok teh garam
Cara Membuat Perkedel Tahu
Haluskan bawang merah dan bawang putih, lalu campurkan dengan merica dan garam hingga merata.
Lumatkan tahu putih sampai halus, kemudian campurkan dengan bumbu halus, ayam giling, telur, dan seledri. Aduk hingga semua bahan tercampur sempurna.
Ambil sebagian adonan, bentuk bulat lalu pipihkan sesuai ukuran yang diinginkan.
Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak agar perkedel bisa terendam dengan baik.
Goreng dengan api sedang hingga berwarna kuning kecokelatan, lalu angkat dan tiriskan sebelum disajikan.
Tips Agar Perkedel Tahu Tetap Padat
Peras tahu terlebih dahulu untuk mengurangi kadar air sehingga adonan lebih kokoh.
Jika tidak menggunakan ayam giling, bisa menambahkan sedikit tepung maizena sebagai bahan pengikat.
Gunakan minyak yang sudah panas dan hindari terlalu sering membalik agar perkedel tidak mudah pecah.
Variasi Perkedel Tahu
Perkedel tahu juga bisa dikreasikan dengan tambahan wortel parut, daun bawang, atau potongan cabai rawit untuk sensasi pedas. Hidangan ini juga cocok dijadikan lauk bekal anak karena rasanya ringan namun tetap mengenyangkan.

