Proses Lama dan Rumit, Rujukan BPJS Jadi Momok Pasien di Sungai Penuh

Menu Atas

Proses Lama dan Rumit, Rujukan BPJS Jadi Momok Pasien di Sungai Penuh

Portal Andalas
Minggu, 22 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - SUNGAI PENUH — Sejumlah peserta BPJS Kesehatan di Kota Sungai Penuh mengeluhkan sulitnya memperoleh surat rujukan ketika ingin melanjutkan pengobatan ke rumah sakit di Kota Padang, Sumatera Barat. Situasi tersebut membuat sebagian pasien akhirnya memilih berobat secara mandiri atau menggunakan jalur umum dengan biaya pribadi. Haida, salah satu warga Sungai Penuh, mengaku harus meninggalkan fasilitas BPJS saat menjalani pengobatan di Padang. Ia menilai proses pengurusan surat rujukan dari dokter spesialis di RSUD Mayjen H.A Thalib cukup rumit. “Kami akhirnya berobat ke Padang pakai jalur umum, bukan BPJS. Di RSUD Mayjen H.A Thalib sulit sekali mendapatkan surat rujukan,” tuturnya. Haida menjelaskan, setelah mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit di Padang, kondisi kesehatannya berangsur membaik. Ia menyebut pemeriksaan yang dijalani cukup menyeluruh meskipun menggunakan layanan umum. “Baru sekali berobat, alhamdulillah sekarang sudah sembuh dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” katanya. Ia juga menceritakan bahwa sebelumnya sudah beberapa kali berobat di Sungai Penuh, namun keluhan kesehatannya belum menunjukkan perkembangan berarti. Haida berharap prosedur rujukan bisa dibuat lebih sederhana agar pasien tidak harus menanggung biaya tambahan. Keluhan serupa juga disampaikan Fita, warga lainnya. Meski tercatat sebagai peserta BPJS kelas I, ia memutuskan berobat ke Padang dengan biaya pribadi karena menilai proses pengurusan rujukan memakan waktu cukup lama. “Tidak mungkin menunggu terlalu lama untuk rujukan yang tidak kunjung keluar. Saya langsung berangkat ke Padang tanpa menggunakan BPJS,” ujarnya. Fita mengatakan kondisi kesehatannya membaik setelah menjalani perawatan di Padang. Ia berharap layanan administrasi rujukan BPJS di daerahnya dapat ditingkatkan agar lebih cepat, efisien, dan tanggap terhadap kebutuhan pasien.

Baca Juga