Exit Tol Pijoan & Flyover Pal 10 Disorot DPR! Proyek Tol Jambi–Rengat Masuk Fase Krusial

Menu Atas

Exit Tol Pijoan & Flyover Pal 10 Disorot DPR! Proyek Tol Jambi–Rengat Masuk Fase Krusial

Portal Andalas
Rabu, 04 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, menegaskan bahwa penyelesaian Detail Engineering Design (DED) merupakan syarat utama sebelum pekerjaan fisik Jalan Tol Jambi–Rengat dapat dimulai. Menurutnya, tahapan ini sangat penting agar proyek strategis nasional tersebut dapat berjalan terukur, tepat sasaran, dan sesuai jadwal. Politisi PDI Perjuangan itu menargetkan seluruh proses administrasi, termasuk pembebasan lahan, dapat dituntaskan pada tahun 2026. Dengan demikian, pengerjaan fisik di lapangan diharapkan sudah bisa dimulai pada tahun berikutnya. Target 2027: Menjangkau Hingga Pengabuan Edi memproyeksikan bahwa pada 2027 pembangunan tol tidak hanya sebatas dimulai, tetapi harus menunjukkan perkembangan signifikan hingga ke wilayah barat Jambi. “Targetnya pada 2027 pembangunan sudah bisa mencapai Merlung dan mudah-mudahan berlanjut sampai Pengabuan. Jika tol ini berhasil menembus Pengabuan, tentu akan menjadi kebanggaan bersama karena akan memperkuat konektivitas Jambi dengan berbagai daerah lain di Sumatra,” ujar Edi, dikutip dari Suara Parlemen. Ia juga menambahkan, manfaat konektivitas tol di Jambi akan benar-benar optimal jika seluruh ruas telah tersambung secara utuh hingga Palembang. Sorotan Exit Tol Pijoan dan Flyover Pal 10 Selain fokus pada jalur utama, Edi Purwanto juga memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan akses keluar tol (exit tol). Dua titik yang menjadi sorotan adalah kawasan Pal 10 dan Pijoan. “Kami mendorong kementerian terkait untuk segera menuntaskan DED di kawasan Pal 10, termasuk penanganan flyover, serta exit Tol Pijoan. Di Pijoan terdapat kampus, sekolah unggulan, hingga stadion internasional. Sementara kondisi lalu lintas di sana saat ini sudah sangat padat,” ungkap mantan Ketua DPRD Provinsi Jambi tersebut. Dukungan Jalur Lingkar Sepanjang 10 Kilometer Komisi V DPR RI juga telah melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR terkait pembangunan jalan penghubung dari exit Tol Pijoan menuju perbatasan Kota Jambi. Rencananya, akan dibangun jalan dua jalur sepanjang kurang lebih 10 kilometer sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan volume kendaraan, sekaligus penataan kawasan agar potensi kemacetan parah di masa depan dapat diminimalkan.

Baca Juga