Enam Kades Baru Dilantik, Bupati Merangin Keluarkan Peringatan Keras Soal PETI!

Menu Atas

Enam Kades Baru Dilantik, Bupati Merangin Keluarkan Peringatan Keras Soal PETI!

Portal Andalas
Kamis, 29 Januari 2026
Bagikan:

BANGKO – Enam Kepala Desa hasil Pemilihan Pergantian Antar Waktu (PAW) masa jabatan 2022–2030 resmi dilantik oleh Bupati Merangin, M. Syukur. Pelantikan berlangsung secara khidmat di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Rabu (28/1).
Adapun kepala desa yang diambil sumpah jabatannya yakni Sargawi dari Desa Limbur Merangin, Asmadi (Desa Pulau Baru), Ichan Danuri (Desa Pematang Kancil), Rudi Hartono (Desa Muara Jernih), Sayuti (Desa Mekar Limau Manis), serta Juli Hendra Saputra (Desa Muara Kibul).
Dalam sambutannya, M. Syukur menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberantas praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Ia mengingatkan bahwa pakta integritas yang telah ditandatangani para kades memiliki kekuatan hukum dan bukan sekadar simbolis.
Bupati mengungkapkan dirinya telah mengirimkan surat resmi kepada seluruh kepala desa dan camat agar tidak terlibat dalam aktivitas PETI. Menurutnya, setiap pernyataan yang dibacakan di atas materai mengandung konsekuensi hukum. Ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan tidak ikut melakukan perusakan.
Lebih lanjut, M. Syukur menjelaskan bahwa pemerintah telah menyediakan payung hukum melalui regulasi Tambang Rakyat agar kegiatan pertambangan dapat berjalan secara legal dan terpantau. Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan aturan tersebut demi menjaga lingkungan sekaligus mendukung perekonomian.
Selain persoalan lingkungan, mantan Ketua Perancang Undang-Undang Desa di DPD RI itu juga menyoroti pengelolaan Dana Desa. Ia meminta para kades mengalokasikan 20 persen anggaran untuk program ketahanan pangan.
Sebagai contoh, ia menyinggung praktik kolaborasi antardesa di kawasan Sungai Manau yang menghimpun anggaran bersama untuk mengembangkan usaha ayam petelur skala besar. Menurutnya, kebutuhan telur dan daging dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi sehingga menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Ia mengingatkan agar desa tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang produktif.
Bupati juga menekankan bahwa kepala desa merupakan perpanjangan tangan pemerintah kabupaten di tingkat desa, sehingga diperlukan sinergi penuh dalam merealisasikan visi dan misi pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh kades dan camat bekerja dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan masyarakat.
Menutup arahannya, M. Syukur meminta para camat untuk menempati rumah dinas yang telah direnovasi tahun ini. Ia menilai keberadaan camat di wilayah tugas sangat penting agar pelayanan dan penanganan persoalan masyarakat dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.

Baca Juga