Keputusan tersebut dinilai cukup mengejutkan, mengingat pergantian kepemimpinan terjadi menjelang agenda penting partai, yakni Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang digelar pada 31 Januari 2026. Mundurnya Taufiqur disebut terjadi sekitar dua minggu sebelum agenda nasional tersebut berlangsung.
Untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI segera mengambil langkah cepat dengan menunjuk Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP PSI, Raihan Ariatama, sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua DPW PSI Sumbar.
Raihan membenarkan pengunduran diri tersebut saat dikonfirmasi pada Sabtu (31/1/2026). Ia menyebut keputusan itu telah disampaikan Taufiqur beberapa waktu lalu kepada jajaran pengurus pusat.
“Iya benar, beberapa waktu lalu beliau menyatakan mundur,” ujar Raihan singkat.
Meski belum dijelaskan secara rinci alasan di balik keputusan tersebut, pergantian kepemimpinan ini dinilai menjadi tantangan baru bagi struktur partai di Sumatera Barat, terlebih PSI tengah mempersiapkan berbagai agenda strategis dan konsolidasi organisasi pasca-Rakernas.
Penunjukan Raihan sebagai Plt diharapkan mampu menjaga stabilitas organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi kader di daerah. DPP PSI juga disebut tengah mempersiapkan langkah lanjutan untuk menentukan kepemimpinan definitif DPW PSI Sumbar ke depan.
Perubahan ini pun memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pengamat politik lokal, mengingat posisi Taufiqur sebagai figur muda yang sebelumnya diharapkan mampu memperkuat eksistensi PSI di Sumatera Barat.
Kini, perhatian tertuju pada langkah selanjutnya dari PSI Sumbar di bawah kepemimpinan sementara Raihan Ariatama, serta bagaimana partai tersebut merespons dinamika politik menjelang agenda-agenda penting ke depan.
