Portalandalas.com - SUNGAI PENUH, 1 Februari 2026 – Pemerintah Kota Sungai Penuh menerapkan kebijakan rotasi pejabat strategis di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebagai wujud komitmen dalam mempercepat pembangunan serta pembenahan infrastruktur daerah. Kebijakan ini diarahkan untuk mewujudkan tata kelola pembangunan yang lebih profesional, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Dalam keputusan yang mulai berlaku hari ini, YZ Oktavianus ditetapkan sebagai Kepala Dinas PUPR Kota Sungai Penuh. Penunjukan tersebut diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam memperkuat tiga pilar utama pembangunan, yakni perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proyek infrastruktur, agar berjalan lebih tepat sasaran, berkualitas, dan berkelanjutan.
Selain pengisian jabatan kepala dinas, sejumlah posisi teknis strategis juga mengalami penyegaran dengan pembagian tugas yang lebih terfokus, antara lain:
Dede Kostri Mafaza sebagai Kepala Bidang Bina Marga, dengan fokus pada peningkatan kualitas jalan dan jembatan sebagai penopang utama perekonomian masyarakat serta konektivitas wilayah.
Teddy Adrian Putra sebagai Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, yang bertugas mendorong penataan kawasan hunian yang layak, sehat, dan berkeadilan sosial.
Ari Susanto sebagai Kepala Bidang Cipta Karya, yang menangani pembangunan infrastruktur dasar seperti penyediaan air bersih, sanitasi lingkungan, serta pemerataan fasilitas publik.
Binta Uutri Herianja sebagai Kepala Bidang Tata Ruang, Penataan Ruang Wilayah Sungai Penuh (PSU), dan Pertanahan, dengan tanggung jawab menjaga ketertiban tata ruang serta kepastian hukum dalam pemanfaatan lahan untuk pembangunan.
Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa rotasi ini tidak sekadar pergantian jabatan, tetapi merupakan bagian dari strategi organisasi untuk memastikan setiap posisi kunci diisi oleh figur yang kompeten, berpengalaman, dan berintegritas tinggi. “Pembangunan tidak hanya menyangkut aspek fisik infrastruktur, tetapi juga kekuatan manajemen serta kepemimpinan yang bertanggung jawab kepada masyarakat,” ujar sumber dari Sekretariat Kota Sungai Penuh.
Seorang pengamat kebijakan publik di Kota Sungai Penuh menilai bahwa langkah ini merupakan bentuk penyegaran yang tepat guna mendorong optimalisasi kinerja Dinas PUPR agar sejalan dengan visi pembangunan daerah. Ia berharap, setiap program infrastruktur benar-benar memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan susunan pengelola baru ini, Dinas PUPR Kota Sungai Penuh diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan, mulai dari peningkatan kualitas infrastruktur, penataan kota yang berkelanjutan, hingga peningkatan pelayanan publik yang lebih responsif dan adaptif.
Langkah strategis ini semakin memperkuat optimisme publik bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh konsisten mewujudkan visi besar “SUNGAI PENUH JUARA” yang bermakna: Maju Infrastrukturnya, Tertata Kotanya, dan Sejahtera Masyarakatnya.

