Revolusi Pendidikan Dimulai! 60 Ribu Sekolah Masuk Program Renovasi Nasional

Menu Atas

Revolusi Pendidikan Dimulai! 60 Ribu Sekolah Masuk Program Renovasi Nasional

Portal Andalas
Kamis, 15 Januari 2026
Bagikan:

Presiden Prabowo Subianto menegaskan keseriusan pemerintah dalam mempercepat pembenahan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh Indonesia melalui program renovasi sekolah berskala besar.

Pada 2025, pemerintah menargetkan perbaikan terhadap sekitar 60 ribu sekolah dari total kurang lebih 300 ribu sekolah yang ada. Seluruh proses renovasi dan peningkatan mutu sekolah diharapkan dapat tuntas dalam kurun waktu empat tahun mendatang.

Pernyataan itu disampaikan Presiden saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, yang diikuti secara daring dari Sekretariat Presiden di Jakarta.

Presiden menilai pendidikan sebagai pilar utama dalam pembangunan bangsa, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan demokrasi, serta upaya menekan angka kemiskinan. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen menghadirkan fasilitas pendidikan yang aman, layak, dan bermutu bagi seluruh generasi muda Indonesia.

Selain fokus pada renovasi sekolah, pemerintah juga menargetkan hadirnya minimal satu sekolah unggulan di setiap provinsi. Upaya ini diwujudkan melalui pengembangan SMA Taruna Nusantara serta pendirian sedikitnya 20 sekolah baru dengan nama SMA Garuda sebagai percontohan pendidikan unggulan nasional.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis nasional untuk mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia dan menyiapkan calon pemimpin masa depan Indonesia.

Baca Juga