Portalandalas.com - Portal Andalas paham betul bahwa bagi banyak orang, kopi sudah seperti kebutuhan wajib yang sulit dilewatkan. Terutama di pagi hari sebelum memulai berbagai aktivitas yang padat. Ada yang lebih suka menikmati kopi hangat untuk membuka hari, tapi tak sedikit pula yang memilih kopi dingin sebagai teman pagi.
Meski minum kopi di pagi hari sudah jadi kebiasaan, kamu tetap perlu memahami berbagai efek yang bisa ditimbulkannya, Babes. Bukan cuma dampak positif, tapi juga beberapa efek samping yang kurang baik dan perlu diwaspadai saat mengonsumsi kopi di pagi hari.
Berikut rangkuman dari Portal Andalas yang wajib kamu simak!
Efek Samping Minum Kopi di Pagi Hari
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, minum kopi di pagi hari bisa memberikan sejumlah efek pada tubuh, baik yang menguntungkan maupun sebaliknya.
Bikin Melek dan Lebih Fokus
Pertama-tama, alasan paling umum orang minum kopi di pagi hari adalah untuk meningkatkan fokus dan kewaspadaan, terutama saat harus menjalani banyak aktivitas. Kandungan kafein dalam kopi dapat membantu meningkatkan konsentrasi serta mengurangi rasa lelah, Babes.
Membantu Melancarkan BAB
Buat kamu yang sering mengalami sembelit, kopi pagi bisa jadi solusi sementara. Kandungan asam dalam kopi merangsang produksi hormon gastrin di saluran pencernaan, yang membantu otot usus besar berkontraksi dan memicu pergerakan usus.
Mendorong Metabolisme Tubuh
Kopi juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh dalam jangka pendek, yaitu proses tubuh membakar energi untuk menjalankan fungsi dasarnya. Namun, efek ini bersifat sementara dan umumnya tidak berdampak signifikan pada penurunan berat badan.
Berisiko Merusak Enamel Gigi
Konsumsi kopi setiap hari dapat menyebabkan noda pada gigi sekaligus mengikis enamel, lapisan pelindung terluar gigi. Akibatnya, gigi bisa menjadi lebih sensitif dan terasa nyeri saat mengonsumsi makanan atau minuman panas dan dingin. Untuk meminimalkan efek ini, kamu disarankan segera berkumur atau menyikat gigi setelah minum kopi.
Memicu Rasa Cemas
Bagi sebagian orang, kopi justru bisa memicu rasa gelisah, cemas berlebihan, hingga detak jantung yang terasa lebih cepat. Karena itu, penting untuk memperhatikan reaksi tubuhmu terhadap kafein. Jika kamu sensitif terhadap kafein atau mudah mengalami gejala kecemasan seperti gemetar dan jantung berdebar, sebaiknya batasi atau hindari kopi.
Berpotensi Menyebabkan Dehidrasi
Perlu diketahui, kafein bersifat diuretik, yang berarti dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Jika diminum saat perut kosong tanpa diimbangi asupan cairan yang cukup, kopi bisa memperparah kondisi dehidrasi. Dampaknya bisa berupa sakit kepala, pusing, hingga kelelahan yang berpengaruh pada kesehatan secara keseluruhan.
Kalau mau, aku juga bisa bikinin versi lebih ringkas, lebih kasual ala media lifestyle, atau sekalian opsi judul clickbait-nya 😉☕

