Portalandalas.com - Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan pujian terhadap gol sundulan spektakuler kiper Benfica yang bersarang di gawang Real Madrid pada lanjutan Liga Champions musim 2025–2026.
Laga Benfica kontra Real Madrid berlangsung di Estadio da Luz, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Dalam pertandingan tersebut, publik dikejutkan oleh momen langka ketika Real Madrid harus kebobolan gol yang dicetak langsung oleh penjaga gawang lawan.
Peristiwa tak biasa itu terjadi pada matchday terakhir fase liga Liga Champions 2025–2026. Real Madrid akhirnya tumbang dengan skor 2–4, setelah kiper Benfica, Anatoliy Trubin, mencetak gol dramatis di masa injury time babak kedua.
Tepat pada menit ke-90+8, Trubin maju ke area pertahanan Real Madrid untuk membantu serangan saat Benfica mendapatkan tendangan bebas terakhir. Saat itu, Benfica unggul tipis 3–2, namun keunggulan tersebut belum cukup untuk mengamankan tiket ke babak play-off.
Instruksi Mourinho Berbuah Hasil
Dalam situasi krusial tersebut, pelatih Benfica, Jose Mourinho, mengambil keputusan berani dengan menginstruksikan Trubin naik ke kotak penalti Real Madrid. Tendangan bebas yang dilepaskan Fredrik Aursnes mengarah ke jantung pertahanan lawan, lalu disambut Trubin dengan sundulan keras yang sukses menaklukkan Thibaut Courtois.
Gol tersebut memastikan kemenangan Benfica sekaligus mengunci posisi mereka di klasemen akhir fase liga. Klub asal Portugal itu finis di peringkat ke-24—batas terakhir zona play-off—unggul selisih gol dari Marseille yang berada di posisi ke-25.
Hasil ini membuat asa Benfica tetap hidup di Liga Champions 2025–2026.
Respons Singkat Hansi Flick
Aksi heroik Trubin turut mencuri perhatian Hansi Flick. Usai membawa Barcelona menang 4–1 atas FC Copenhagen, Flick memberikan komentar singkat soal gol tersebut.
“Ya, saya melihat gol kiper Benfica ke gawang Real Madrid,” ujar Flick.
“Itu sundulan yang bagus.”
“Saya kebetulan lewat dan melihatnya di TV.”
“Tidak lebih dari itu,” tambah pelatih asal Jerman tersebut.
Di sisi lain, kekalahan ini berdampak besar bagi Real Madrid. Posisi mereka merosot ke peringkat kesembilan, setelah sebelumnya sempat bertengger di posisi ketiga. Dengan hasil tersebut, Los Blancos harus menjalani babak play-off Liga Champions 2025–2026.
Berdasarkan bagan UEFA, Real Madrid dan Benfica masih berpeluang kembali bertemu di fase hidup-mati kompetisi tersebut.

