Portalandalas.com - Polda Bali berhasil mengamankan seorang warga negara Rumania bernama Costinel Cosmin Zuleam (33) di sebuah rumah kawasan Kota Denpasar pada Kamis (15/1).
Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, mengungkapkan bahwa Zuleam merupakan salah satu pelaku utama dalam kasus pembunuhan brutal terhadap pengusaha lokal berusia sekitar 40 hingga 50 tahun di Rumania.
“Tersangka Costinel Cosmin Zuleam merupakan aktor sentral dalam kasus pembunuhan berencana disertai perampokan kejam yang sempat mengguncang masyarakat Rumania,” ujar Ariasandy saat konferensi pers di Polda Bali, Selasa (20/1).
Kronologi Pembunuhan
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman menjelaskan, aksi pembunuhan tersebut dilakukan Zuleam bersama dua warga negara Rumania lainnya pada 6 November 2025 di Kota Sibiu, Rumania.
Ketiga pelaku menyusup ke kediaman korban, kemudian melakukan penyiksaan hingga korban meninggal dunia dengan tujuan menguasai aset kripto milik korban. Dalam kejadian itu, para pelaku juga mengancam anak perempuan korban menggunakan senjata api.
“Para pelaku turut membawa kabur sebuah jam tangan mewah senilai sekitar 200 ribu euro,” jelasnya.
Zuleam dikenal sebagai individu dengan tingkat kekerasan tinggi dan sangat berbahaya. Ia menjadi target perburuan internasional sejak Pengadilan Sibiu menerbitkan surat perintah penangkapan pada 19 November 2023.
Sementara itu, dua pelaku lainnya telah lebih dahulu ditangkap aparat kepolisian Rumania di Irlandia dan Skotlandia, dan keduanya telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
Buronan Paling Dicari di Eropa
Sekretaris National Central Bureau (NBC) Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Brigjen Pol Untung Widyatmoko, menyebut Zuleam sebagai salah satu buronan paling dicari di kawasan Eropa.
Menurutnya, tingkat kekerasan dan metode penyiksaan yang dilakukan tergolong sangat sadis. Korban diketahui meninggal akibat mati lemas setelah mengalami penyiksaan berat, sebuah modus yang jarang terjadi di wilayah Sibiu.
Selain itu, anak perempuan korban mengalami trauma psikologis mendalam dan hingga kini masih menjalani proses pemulihan.
“Kami menerima permintaan resmi dari NBC Bucharest, Rumania, yang menyatakan bahwa yang bersangkutan masuk dalam daftar buronan kasus pembunuhan dan perampokan paling dicari di Rumania maupun Eropa,” ujarnya.
Menikah Siri dan Menyamar di Bali
Kepala Bagian Kejahatan Transnasional Set NBC Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Kombes Pol Ricky Purnama, mengungkapkan bahwa Zuleam masuk ke Indonesia pada 14 November 2023 melalui penerbangan dari Chengdu, China, menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Ia sempat tinggal beberapa hari di Jakarta sebelum berpindah ke Bali, yang dipilih karena pernah menjadi tujuan wisatanya pada 2018.
Zuleam juga tercatat membeli tiket penerbangan Denpasar–Kuala Lumpur pada 14 November 2023. Namun, data keimigrasian tidak menunjukkan adanya catatan keberangkatan dari Bali, sehingga diduga ia tetap berada di Pulau Dewata.
“Berdasarkan informasi tambahan dari NBC Bucharest melalui media sosial, diketahui subjek masih berada di Indonesia. Dari situ, pencarian kembali dilakukan hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil diamankan di Bali,” jelas Ricky.
Pihak kepolisian mengakui sempat mengalami kesulitan dalam melacak keberadaan Zuleam karena ia kerap berpindah-pindah tempat layaknya wisatawan.
Hasil pemeriksaan mengungkapkan bahwa Zuleam menjalani pernikahan siri dengan seorang janda warga negara Indonesia sebagai upaya bertahan hidup selama satu hingga dua tahun terakhir.
Selama berada di Bali, Zuleam menjalani kehidupan dengan sangat tertutup dan tidak mencolok agar tidak menarik perhatian aparat.
“Yang bersangkutan sengaja menampilkan diri seperti wisatawan biasa. Padahal statusnya sudah overstay sejak 2023,” ungkap Ricky.
Ricky menambahkan, perempuan WNI yang menjadi istri sirinya tidak mengetahui bahwa Zuleam merupakan buronan internasional kasus pembunuhan dan perampokan. Penangkapan tersebut membuat pihak keluarga pasangan tersebut mengalami syok.
“Secara ekonomi justru pasangan WNI yang menopang kehidupan Zuleam selama pelarian. Tentu keluarga besar sangat terpukul saat penangkapan terjadi,” katanya.
Dalam kasus ini, Polri selanjutnya menyerahkan Zuleam kepada otoritas kepolisian Rumania untuk menjalani proses hukum. Zuleam dipulangkan ke negaranya pada Selasa malam dengan pengawalan ketat dari Interpol Divhubinter Polri.

