Air Bersih Jadi Prioritas, Kolaborasi Pertamina–Elnusa Fokus Pemulihan Warga

Menu Atas

Air Bersih Jadi Prioritas, Kolaborasi Pertamina–Elnusa Fokus Pemulihan Warga

Portal Andalas
Senin, 12 Januari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Pasca terjadinya banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatra, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan paling krusial bagi masyarakat terdampak. Terhambatnya akses air bersih tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga berpotensi memperpanjang risiko kesehatan dan masalah sosial di tengah situasi darurat. Menjawab kondisi tersebut, PT Pertamina (Persero) bersama PT Elnusa Tbk dan Yayasan Baitul Hikmah (YBH) bersinergi menghadirkan solusi konkret melalui program penyediaan akses air bersih. Program ini diwujudkan dengan pembangunan sumur air pompa di wilayah terdampak bencana, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang. Kolaborasi tersebut direalisasikan melalui penyerahan tujuh unit alat bor sumur air jenis jacro serta donasi yang berasal dari Pekerja Elnusa Group. Bantuan ini akan digunakan untuk membangun sumur air bersih di sejumlah titik strategis dengan tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi. Pendekatan yang diambil tidak semata berorientasi pada penanganan darurat, tetapi juga dirancang sebagai bagian dari proses pemulihan yang terencana, akuntabel, dan berkelanjutan. Vice President CSR & SMEPP Pertamina, Rudi Arfianto, menjelaskan bahwa berdasarkan pengalaman Pertamina dalam penanganan bencana di berbagai daerah, air bersih selalu menjadi kebutuhan utama selain logistik dan energi. “Dari berbagai pengalaman kami dalam mendukung pemulihan bencana di Indonesia, air bersih selalu menjadi kebutuhan paling mendesak. Karena itu, kolaborasi ini kami lakukan agar masyarakat segera mendapatkan akses air bersih yang layak,” ujar Rudi saat acara Penyerahan Alat Bor Sumur Air dan Donasi Elnusa Peduli Bencana Banjir dan Longsor di Graha Elnusa, Kamis (8/1/2026). Sementara itu, Direktur Operasi PT Elnusa Tbk, Andri Haribowo, menyampaikan bahwa kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan solusi yang memanfaatkan kapabilitas perusahaan. Pertamina, Elnusa, dan Yayasan Baitul Hikmah sepakat menginisiasi pembangunan sumur air pompa sebagai langkah cepat, tepat, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana. “Inisiatif ini tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi pemulihan yang lebih kuat ke depan. Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam masa pemulihan,” ungkap Andri. Penyerahan tujuh unit alat bor sumur air jacro tersebut merupakan bagian dari rencana pembangunan sumur bor di wilayah terdampak bencana, terutama di Aceh Tamiang dan Pidie Jaya. Hingga saat ini, Pertamina telah berhasil mengebor lima sumur air bersih di Aceh Tamiang. Dua titik berada di Kecamatan Bendahara, yakni di Musholla Babul Jannah Teluk Halban dan Desa Teluk Kepayang. Satu titik lainnya berada di Kecamatan Rantau, tepatnya di Masjid Istikomah Desa Alur Cucur, serta dua titik tambahan di kawasan Hunian Sementara Kecamatan Karang Baru. Sebelumnya, Pertamina juga telah melakukan reaktivasi terhadap 19 sumur yang tersebar di Kabupaten Aceh Tamiang. Selain itu, pendistribusian air bersih terus dilakukan melalui pengiriman 15 truk tangki air per hari. Hingga 8 Januari 2026, total air bersih yang telah disalurkan ke wilayah Aceh Tamiang mencapai 2.165.000 liter. Program penyediaan air bersih ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi, serta SDG 11 mengenai Kota dan Permukiman Berkelanjutan, dan SDG 13 terkait Penanganan Perubahan Iklim dalam memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap bencana. Melalui kolaborasi yang solid, kepedulian sosial, serta pemanfaatan kapabilitas energi nasional, Pertamina dan Elnusa menegaskan perannya tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari solusi kemanusiaan dan pemulihan masyarakat. Di tengah tantangan pascabencana, setiap sumur air bersih yang dibangun menjadi simbol harapan baru dan keberlanjutan bagi warga terdampak. “Air bersih bukan hanya dibutuhkan saat masa tanggap darurat, tetapi juga menjadi kebutuhan jangka panjang masyarakat pascabencana. Oleh karena itu, Pertamina berkomitmen untuk terus menyediakan fasilitas air bersih di puluhan titik yang tersebar di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” tutup Rudi.

Baca Juga