Tol Trans Sumatera Dikebut! Proyek Raksasa Ini Hampir Rampung

Menu Atas

Tol Trans Sumatera Dikebut! Proyek Raksasa Ini Hampir Rampung

Portal Andalas
Selasa, 14 April 2026
Bagikan:

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus dipercepat sebagai bagian dari upaya mendukung program pembangunan nasional. Proyek yang digarap PT Hutama Karya ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, serta memberikan dampak sosial dan ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Plt. Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa keberlanjutan proyek JTTS membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar manfaatnya dapat segera dirasakan di seluruh wilayah Sumatera.

Progres Tol Sigli–Banda Aceh

Salah satu ruas prioritas yang terus dikebut adalah Tol Sigli–Banda Aceh sepanjang 74,2 kilometer. Hingga kini, proses pembebasan lahan telah mencapai 94,79 persen, sementara progres konstruksi menyentuh 97,91 persen.

Dari enam seksi yang direncanakan, Seksi 2 hingga Seksi 5 telah beroperasi, sedangkan Seksi 6 sudah difungsikan pada jalur utamanya. Untuk Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum sepanjang 25 kilometer masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan beroperasi pada kuartal II tahun 2026.

Di tengah percepatan pembangunan, Hutama Karya juga berkontribusi dalam pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Aceh. Salah satunya melalui pengoperasian fungsional ruas Seksi 1 sejak 7 Desember 2025 guna mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Selain itu, perusahaan turut membantu pembangunan hunian sementara (huntara) di sejumlah wilayah terdampak seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Pidie Jaya sebagai bagian dari dukungan pemulihan pascabencana.

Upaya tersebut juga mendapat perhatian melalui kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI yang meninjau langsung progres pembangunan di lapangan, termasuk pemanfaatan ruas fungsional untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak.

Kunjungan ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan lainnya agar percepatan pembangunan tol serta pemulihan pascabencana berjalan optimal. Infrastruktur tol dinilai penting, tidak hanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dalam situasi darurat guna mempercepat distribusi bantuan.

Rencana Tol Jambi–Rengat

Selain di Aceh, percepatan JTTS juga berlangsung di Provinsi Jambi. Hutama Karya saat ini tengah mengerjakan Ruas Tol Betung–Tempino–Jambi sepanjang 170,70 kilometer, sekaligus menyiapkan pembangunan lanjutan untuk Ruas Tol Jambi–Rengat.

Beberapa segmen seperti Bayung Lencir–Tempino sepanjang 34,10 kilometer dan Tempino–Ness sepanjang 18,49 kilometer telah beroperasi dan masih digratiskan bagi pengguna.

Sementara itu, pembangunan sepanjang 118,14 kilometer masih terus berjalan, mencakup Seksi 1 Betung–Tungkal Jaya dan Seksi 2 Tungkal Jaya–Bayung Lencir dengan progres lahan dan konstruksi yang terus meningkat di masing-masing seksi.

Sebagai kelanjutan koridor strategis tersebut, Hutama Karya juga merencanakan pembangunan Tol Jambi–Rengat sepanjang 198,13 kilometer.

Melalui kunjungan kerja Komisi VI DPR RI, dilakukan pengawasan terhadap proyek infrastruktur strategis nasional sekaligus mendorong sinergi antara BUMN, kementerian, dan pemerintah daerah agar pembangunan dapat berjalan lebih optimal.

Dukungan dari pemerintah dan DPR RI dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian proyek JTTS. Hutama Karya pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan infrastruktur yang terintegrasi, andal, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera.

Baca Juga