Pelatihan ini menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, terutama dalam pembinaan karakter serta perkembangan siswa di tingkat SMP. Di tengah perubahan dunia pendidikan yang terus berkembang, peran guru BK dinilai semakin penting, tidak hanya sebagai pendukung akademik, tetapi juga sebagai pembimbing dalam aspek emosional dan sosial siswa.
Kegiatan ini diikuti oleh para guru BK dan tenaga pendidik SMP dari berbagai sekolah. Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari penguatan kompetensi dasar konselor, teknik mengenali permasalahan siswa, strategi penanganan kasus, hingga metode konseling yang efektif dan humanis.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Isra Kamar, melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP, Dian Eka Satria, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa layanan BK memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan proses pendidikan.
Ia menjelaskan bahwa guru BK tidak hanya membantu siswa dalam menyelesaikan masalah, tetapi juga berperan dalam menggali potensi, membentuk karakter, serta mempersiapkan masa depan peserta didik.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kompetensi guru agar mampu memberikan layanan yang profesional dan relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas layanan BK di sekolah dapat semakin baik sehingga tercipta suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.
Sementara itu, narasumber kegiatan, Julia Eva Putri, M.Pd., Kons., menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya berisi materi teori, tetapi juga menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar peserta.
Ia menjelaskan bahwa peserta dibekali berbagai keterampilan, mulai dari memahami karakter siswa, menyusun perencanaan, hingga melakukan evaluasi program BK, sehingga guru dapat berperan lebih efektif dalam membantu siswa menghadapi berbagai persoalan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan dalam hal pemberian dukungan psikologis, pencegahan serta penanganan kasus kekerasan, serta pengembangan karakter siswa secara menyeluruh.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru BK semakin profesional dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling, sehingga mampu mengoptimalkan potensi siswa dan mencetak generasi yang unggul, baik dari sisi akademik maupun karakter.
