Jambi Siap Punya Sirkuit Permanen! Tapi Ada Syarat Penting dari Wali Kota

Menu Atas

Jambi Siap Punya Sirkuit Permanen! Tapi Ada Syarat Penting dari Wali Kota

Portal Andalas
Selasa, 17 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Kota Jambi tengah bersiap menorehkan babak baru dalam dunia otomotif nasional. Pemerintah Kota Jambi merencanakan pembangunan sirkuit balap permanen yang akan berlokasi di area bekas TPA Talang Gulo. Namun sebelum proyek besar tersebut direalisasikan, persoalan pengelolaan sampah menjadi pekerjaan rumah utama yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa pembangunan sirkuit tidak akan dilakukan secara terburu-buru. Pemanfaatan lahan seluas kurang lebih 20 hektare di kawasan TPA Talang Gulo baru akan diwujudkan setelah sistem pengelolaan sampah berjalan optimal dan ramah lingkungan. Ia menyebutkan bahwa langkah berikutnya adalah memaksimalkan pemanfaatan lahan yang masih belum digunakan. Dengan pengelolaan sampah yang baik, kawasan tersebut berpotensi diberdayakan menjadi sirkuit permanen. Hal itu disampaikannya saat membuka lapangan padel di kawasan Mayang pada Jumat (13/2/2026). Gagasan pembangunan sirkuit ini muncul setelah hasil kajian menunjukkan antusiasme terhadap event otomotif di Kota Jambi termasuk yang tertinggi di Indonesia. Setiap penyelenggaraan event otomotif terbukti mampu menggerakkan perekonomian, di mana ribuan pelaku UMKM merasakan peningkatan transaksi yang cukup signifikan. Meski begitu, Maulana menegaskan bahwa fokus utama saat ini tetap pada pembenahan sistem pengelolaan sampah. Pemkot Jambi berencana mendatangkan sekitar 20 armada baru pada April mendatang serta meluncurkan pabrik pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) pada Mei. Pabrik RDF tersebut diperkirakan mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari dengan berbagai produk turunan seperti briket RDF, maggot, biji plastik, hingga bahan bakar alternatif pengganti energi fosil seperti bensin dan minyak tanah. Saat ini, produksi sampah di Kota Jambi mencapai sekitar 430 ton per hari. Maulana menegaskan bahwa penyelesaian persoalan sampah menjadi prioritas utama sebelum memikirkan program lainnya. Keyakinan terhadap rencana pembangunan sirkuit permanen ini didukung oleh kesuksesan Kejurprov Wali Kota Jambi Cup Race 2025 yang diikuti 835 pembalap dan disaksikan puluhan ribu penonton. Ajang yang digelar di sirkuit non permanen kawasan Tugu Keris Siginjai tersebut menjadi titik kebangkitan dunia otomotif Jambi setelah sempat vakum selama tujuh tahun. Ke depannya, sirkuit permanen ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai arena balap, tetapi juga menjadi pusat pembinaan atlet sekaligus motor penggerak ekonomi baru yang mampu menghadirkan event berskala nasional hingga internasional. Meski demikian, bagi Pemerintah Kota Jambi, pondasi utama yang harus diselesaikan tetap satu, yaitu pengelolaan sampah yang tuntas dan berkelanjutan.

Baca Juga