Gaya Hidup Bisa Picu Kolesterol Tinggi, Ini Solusi Sehatnya

Menu Atas

Gaya Hidup Bisa Picu Kolesterol Tinggi, Ini Solusi Sehatnya

Portal Andalas
Senin, 09 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, seperti serangan jantung dan stroke. Kondisi ini umumnya terjadi ketika kadar kolesterol jahat, atau low-density lipoprotein (LDL), berada pada tingkat yang tinggi dalam tubuh. LDL dikenal sebagai kolesterol “jahat” karena menjadi penyebab utama terbentuknya penumpukan lemak dan penyumbatan di pembuluh darah arteri. Penumpukan ini membentuk plak di dinding arteri yang membuat pembuluh darah menyempit, sehingga aliran darah menjadi terhambat. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berujung pada serangan jantung atau stroke. Kolesterol tinggi memang bisa diturunkan secara genetik, tetapi dalam banyak kasus, kondisi ini dipicu oleh gaya hidup tidak sehat, seperti kurang aktivitas fisik, obesitas, dan pola makan yang buruk. Lalu, apa saja yang bisa dilakukan jika mengalami kolesterol tinggi? Berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa diterapkan, dirangkum dari berbagai sumber: 1. Menjaga berat badan tetap ideal Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kelebihan lemak tubuh dapat memengaruhi cara tubuh mengelola kolesterol dan memperlambat proses pembuangan kolesterol jahat dari aliran darah. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, sehingga berat badan berlebih dan obesitas berkontribusi terhadap tingginya kadar LDL. Konsultasi dengan dokter dapat membantu menentukan berat badan ideal serta menyusun pola makan dan program kebugaran yang sesuai. 2. Rutin beraktivitas fisik Aktivitas fisik membantu menjaga berat badan tetap sehat sekaligus menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Orang dewasa dianjurkan melakukan olahraga intensitas sedang, seperti jalan cepat atau bersepeda, selama minimal 2 jam 30 menit per minggu. Sementara itu, anak-anak dan remaja disarankan beraktivitas fisik setidaknya 1 jam setiap hari. 3. Berhenti merokok Merokok dan penggunaan vape dapat menurunkan kadar kolesterol baik (HDL), sebagaimana dijelaskan oleh American Heart Association. Pada orang dengan kadar kolesterol yang tidak sehat, kebiasaan merokok akan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, serta memperparah faktor risiko lain seperti tekanan darah tinggi dan diabetes. Berhenti merokok dapat membantu menurunkan trigliserida dan meningkatkan kadar HDL. 4. Membatasi konsumsi alkohol Konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida, yaitu jenis lemak dalam darah. Bagi penderita kolesterol tinggi, sebaiknya membatasi konsumsi alkohol atau menghentikannya sama sekali. Secara umum, pria dianjurkan tidak lebih dari dua gelas per hari, sedangkan wanita tidak lebih dari satu gelas per hari. 5. Mengurangi makanan berlemak Mengacu pada Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), untuk menurunkan kolesterol, penting mengurangi asupan makanan berlemak, terutama yang mengandung lemak jenuh. Sebagai gantinya, pilih sumber lemak yang lebih sehat, seperti lemak tak jenuh. Kurangi konsumsi makanan seperti sosis, daging berlemak, mentega, keju keras seperti cheddar, serta produk yang mengandung minyak kelapa dan minyak sawit.

Baca Juga