Desa Kecil, Prestasi Nasional! Tebat Patah Raih Penghargaan Budaya Bergengsi

Menu Atas

Desa Kecil, Prestasi Nasional! Tebat Patah Raih Penghargaan Budaya Bergengsi

Portal Andalas
Senin, 09 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Desa Tebat Patah, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, menjadi perhatian publik setelah berhasil meraih Apresiasi Desa Budaya 2025 dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud). Penghargaan tersebut merupakan bagian dari Program Pemajuan Kebudayaan Desa Tahun 2025 yang digelar di Huta Sinapuran, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Terdapat lima desa dari berbagai provinsi di Indonesia yang menerima apresiasi ini, yakni Desa Tebat Patah dari Provinsi Jambi, Desa Cibaliung dari Provinsi Banten, Desa Duarato dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, Desa Suak Timah dari Provinsi Aceh, serta Desa Tanjung Isuy dari Provinsi Kalimantan Timur. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, kepada masing-masing kepala desa sebagai bentuk pengakuan negara atas peran aktif masyarakat dan pemerintah desa dalam menjaga serta melestarikan tradisi dan budaya lokal. Kepala Desa Tebat Patah, Taufik, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti kuat atas kekayaan kearifan lokal masyarakat Muaro Jambi yang sarat dengan nilai seni, adat istiadat, dan tradisi yang terus dijaga dari kepunahan. “Pengakuan ini menegaskan betapa kuatnya nilai-nilai budaya masyarakat Muaro Jambi yang kaya akan seni dan tata adat, serta komitmen dalam menjaga warisan budaya daerah yang hampir punah,” ujar Taufik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pegiat budaya, pemangku adat, jajaran pemerintah desa, serta seluruh masyarakat Tebat Patah yang telah berkontribusi aktif dalam proses pelestarian budaya tersebut. “Terima kasih kepada para pemangku adat yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga budaya. Semoga ke depan semakin aktif dalam merawat dan mengembangkan nilai-nilai budaya daerah dan desa,” katanya, Minggu, 8 Februari 2026. Taufik juga menegaskan bahwa kekayaan budaya lokal di Jambi sangat beragam dan memiliki keunikan tersendiri yang patut dijaga keasliannya. “Budaya-budaya lokal di Jambi sangat kaya dan beragam. Kita wajib memberikan penghargaan kepada para pelaku seni dan budaya yang konsisten menjaga keasliannya. Ini membuktikan bahwa budaya Jambi kuat dan mampu bertahan,” tambahnya. Ke depan, ia berharap seni dan kebudayaan Desa Tebat Patah dapat terus dipertahankan, dikembangkan, dan dikenal lebih luas hingga ke tingkat nasional. Ia juga mendorong penguatan identitas budaya, seni, kuliner, dan pariwisata Provinsi Jambi sebagai potensi unggulan yang mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia.

Baca Juga