Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: Hujan Masih Guyur Provinsi Jambi Jelang Ramadhan

Menu Atas

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: Hujan Masih Guyur Provinsi Jambi Jelang Ramadhan

Portal Andalas
Rabu, 18 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Awan hujan diperkirakan masih akan menyelimuti sebagian wilayah Provinsi Jambi menjelang Ramadhan 1447 H/2026 hingga akhir pekan ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca di Provinsi Jambi, termasuk Kota Jambi, pada periode 17–20 Februari 2026 masih didominasi hujan ringan dan langit berawan dengan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi. Mengacu pada prakiraan di laman resmi BMKG, hujan ringan berpotensi turun di sebagian besar wilayah kabupaten dan kota, khususnya pada Selasa hingga Kamis. Beberapa daerah seperti Merangin, Sarolangun, Batanghari, Muaro Jambi, Bungo, Tebo, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, serta wilayah Kota Jambi diperkirakan masih akan diguyur hujan dengan intensitas ringan. Sementara itu, kawasan pegunungan seperti Kerinci dan Sungai Penuh cenderung berada dalam kondisi berawan. Suhu udara di Provinsi Jambi diprediksi berkisar antara 21 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 70 hingga 99 persen. Untuk wilayah Kota Jambi, seluruh kecamatan diperkirakan mengalami hujan ringan secara merata hingga Kamis, dengan suhu udara berkisar 25 hingga 32 derajat Celsius serta kelembapan yang cukup tinggi. Memasuki hari Jumat, kondisi cuaca diprakirakan mulai membaik dengan dominasi langit berawan. Tingginya kelembapan udara diperkirakan menjadi faktor utama terbentuknya awan hujan di wilayah Jambi, yang berpotensi memicu hujan terutama pada siang hingga sore hari. Karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca, khususnya bagi pengguna jalan, pelaku aktivitas luar ruangan, serta warga di daerah yang rawan genangan. Masyarakat juga disarankan menyesuaikan aktivitas harian serta menyiapkan perlengkapan hujan untuk mengantisipasi kondisi cuaca yang masih berubah-ubah. Selain itu, warga diharapkan terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi agar mendapatkan pembaruan prakiraan secara berkala.

Baca Juga