Fakta Mengejutkan! Batu Ginjal di Atas 6 mm Bisa Sangat Berbahaya

Menu Atas

Fakta Mengejutkan! Batu Ginjal di Atas 6 mm Bisa Sangat Berbahaya

Portal Andalas
Senin, 13 April 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Batu ginjal adalah endapan keras yang terbentuk dari penumpukan mineral dan garam di dalam ginjal. Kondisi ini umumnya terjadi ketika urine mengandung zat pembentuk kristal dalam kadar tinggi, seperti kalsium, oksalat, dan asam urat. Seiring berjalannya waktu, zat-zat tersebut dapat mengendap, menyatu, dan akhirnya membentuk batu. Pada tahap awal, batu ginjal sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, ketika mulai bergerak melewati saluran kemih, kondisi ini bisa memicu rasa nyeri yang sangat hebat. Nyeri akibat batu ginjal biasanya terasa tajam dan menusuk, dan dapat muncul di area pinggang, perut bagian bawah, hingga menjalar ke selangkangan. Tingkat keparahan rasa sakit ini bergantung pada ukuran serta posisi batu tersebut. Ukuran Batu Ginjal yang Perlu Diwaspadai Mengacu pada Saint John's Cancer Institute, batu ginjal dianggap berbahaya apabila menyebabkan sumbatan pada aliran urine. Jika aliran urine terhambat, kondisi ini dapat memicu infeksi hingga merusak ginjal, bahkan berpotensi menimbulkan komplikasi serius yang mengancam nyawa. Pada kondisi normal, batu ginjal berukuran kecil biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan dapat keluar dengan sendirinya melalui urine. Namun, jika batu menyumbat ureter, tekanan pada ginjal akan meningkat dan menyebabkan pembengkakan, yang memicu nyeri serta mual. Berdasarkan informasi dari Urology Associates of Central Missouri, batu ginjal dengan ukuran 4 milimeter (mm) atau kurang umumnya dapat keluar secara alami dalam waktu sekitar 31 hari. Sementara itu, batu berukuran 4–6 mm hanya memiliki peluang sekitar 60 persen untuk keluar tanpa bantuan medis, dengan waktu rata-rata sekitar 45 hari. Adapun batu ginjal yang berukuran lebih dari 6 mm tergolong berisiko dan biasanya memerlukan penanganan medis. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menimbulkan nyeri hebat. Penanganan Batu Ginjal Ada beberapa metode yang dapat dilakukan untuk mengatasi batu ginjal, terutama yang berukuran besar. Salah satunya adalah terapi gelombang kejut atau yang dikenal sebagai litotripsi gelombang kejut ekstrakorporeal. Metode ini menggunakan getaran untuk memecah batu menjadi bagian-bagian kecil agar lebih mudah dikeluarkan oleh tubuh. Selain itu, terdapat prosedur pembedahan yang disebut nefrolitotomi perkutan, yaitu pengangkatan batu ginjal menggunakan alat khusus berupa teleskop dan instrumen kecil. Metode lain adalah ureteroskopi, yang digunakan untuk mengatasi batu berukuran besar di ureter. Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan alat berbentuk tabung tipis melalui uretra untuk mengambil atau memecah batu tersebut. Dengan memahami ukuran dan tingkat risiko batu ginjal, penanganan yang tepat dapat segera dilakukan guna mencegah komplikasi yang lebih serius.

Baca Juga