Keberadaan dapur-dapur ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan remaja. Sementara itu, pembangunan dapur di wilayah 3T masih terus berjalan, dengan total rencana sebanyak 20 unit yang akan tersebar di seluruh kabupaten.
Pemerintah Kabupaten Batang Hari juga menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi serta mendukung proses pembangunan hingga operasional dapur-dapur BGN tersebut. Kepala Baperida Batang Hari, A Kurniadi, menyebutkan bahwa enam dapur yang telah beroperasi saat ini diperkirakan mampu menjangkau sekitar 20.000 penerima manfaat.
Ia berharap program ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan gizi masyarakat sekaligus mendorong kualitas sumber daya manusia di daerah. Untuk mendukung pelaksanaannya, Satgas Sekretariat BGN telah dibentuk dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah. Tim ini akan berkolaborasi dengan berbagai pihak guna memastikan program berjalan optimal dan tepat sasaran.
Program BGN sendiri merupakan salah satu prioritas nasional, sehingga pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pelaksanaannya melalui kerja sama lintas sektor. Dengan upaya tersebut, program ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
